detikcom
Selasa, 20/10/2009 09:22 WIB

Jelang Pelantikan

Pengamanan Rumah SBY di Pacitan Diperketat

Oto Nugraha Adi - detikNews
Pacitan - Dua jam menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih SBY-Boediono, rumah keluarga SBY di Jalan Gatot Subroto Pacitan diperketat. Belasan aparat keamanan disiagakan di sekitar rumah dan pelataran rumah yang pernah ditinggali SBY. Selain di rumah keluarga, sejumlah personel juga disiagakan di gedung DPRD dan daerah perbatasan.

"Gedung DPRD dan kantor pemkab merupakan simbol pemerintahan. Jadi sudah semestinya diprioritaskan. Sedangkan kantor pemkab pengamanannya kita bekerjasama dengan satpol PP," terang Kapolres Pacitan, AKBP Wahyono kepada detiksurabaya.com, Selasa (20/10/2009).

Kapolres menuturkan selama ini situasi di Pacitan menjelang pelantikan relatif kondusif. Tidak dilaporkan adanya ancaman anarki. Hanya saja, pihaknya tidak mau kecolongan.

"Kita mengerahkan seluruh jajaran," tandas perwira polisi kelahiran Solo tersebut.

Sementara pantauan detiksurabaya.com di rumah keluarga SBY, hingga pukul 09.20 WIB persiapan menjelang momen bersejarah mulai tampak. Pihak keluarga tidak mengagendakan acara khusus kecuali menyaksikan pelantikan melalui layar kaca.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%