Detik.com News
Detik.com

Selasa, 20/10/2009 08:15 WIB

Jelang Pelantikan

Keluarga Besar SBY di Pacitan Gelar Doa Bersama

Oto Nugraha Adi - detikNews
Keluarga Besar SBY di Pacitan Gelar Doa Bersama
Pacitan - Menjelang pelantikan dan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono, keluarga besar di Pacitan menggelar doa bersama.

Acara tersebut diikuti ratusan orang. Mereka terdiri dari angota dan pengurus Majelis Dzikir SBY Nurussalam mulai tingkat kabupaten hingga desa. Kegiatan juga diikuti warga sekitar. Prosesi yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB, Senin malam ini dihadiri Bupati Pacitan Sujono dan unsur muspida setempat.

Sudjono, wakil keluarga menuturkan doa bersama ini merupakan inisiatif sendiri. Karena sebelumnya memang tidak ada permintaan khusus dari SBY. Yang jelas, kata mantan Ketua DPRD Pacitan tersebut keluarga merasa terharu atas amanah yang diberikan Bangsa Indonesia kepada pemimpin kelahiran Pacitan tersebut.

"Semoga beliau diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk mengemban tugas selama 5 tahun kedepan dan mampu menyelesaiakan persoalan yang ada," kata Sudjono kepada detiksurabaya.com, Senin (19/10/2009) dini hari.

Selain di rumah keluarga SBY, kegiatan doa bersama juga dilaksanakan di kompeks Pondok Pesantren Tremas Kecamatan Arjosari. Acara yang berlangsung seusai Salat Isya tersebut diikuti ratusan warga baik dari dalam pondok maupun masyarakat sekitar. Lokasi belakang pondok sebelumnya terdapat bangunan tempat dilahirkannya SBY. Di tempat tersebut saat ini dibangun mushola dengan nama Nahdhatul Umam.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%