detikcom
Senin, 19/10/2009 16:26 WIB

Gerbong Mutasi Pamen Polda Jatim Bergulir

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
Surabaya - Tidak hanya Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Bachrul Alam yang akan dimutasi. Puluhan perwira menengah (Pamen) setingkat Kombes maupun AKBP di jajaran Polda Jatim juga turut bergerak mengikuti gerbong mutasi.

Dari Telegram Rahasia (TR) mutasi yang dikeluarkan Mabes Polri pada 17 Oktober 2009, pejabat di lingkungan jajaran Polda Jatim yang dimutasi yakni, Wakapolwil Besuki AKBPAdnas dipromosikan menjabat sebagai Dirlantas Polda NTB. Adnas digantikan AKBP M Aris Purnomo Kapolres Bangkalan. Aris digantikan AKBP Agus Salim dari pamen Polda Sultra.

Kapolres Banyuwangi AKBP Rahmat Mulyana diangkat menjadi Wakapolwil Malang. Rahmat digantikan AKBP Slamet Hadi Supratowo Kapolres Nganjuk. Jabatan Kapolres Nganjuk akan diisi AKBP Sulistiandri Atmoko yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Mojokerto. Kapolresta Mojokerto diisi AKBP Budi Riyanto dari Se Deops Polri.

Jabatan Wadirlantas Polda Jatim juga ikut roda mutasi. Wadirlantas AKBP M Azrul Aziz dimutasi sebagai Gadik Utama Dit Akademik PTIK dan digantikan AKBP Edy Sukaryo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Malang. Kapolres Malang Edy Sukaryo digantikan AKBP Andhi Hartoyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Madiun. Andhi digantikan AKBP Umar Effendi Kapolres Sumenep. Kapolres Sumenep digantikan AKBP Prihantono Eling Lelakon yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Toli-Toli Polda Sulteng.

Jabatan Karo Renbang Polda Jatim yang kosong akhinya diisi oleh Kombes Pol Flora Danoe Karo Renbang Polda Gorontalo.

Dirintelkam Polda Jatim Kombes Pol Endang Sofyan Munawar juga turut dimutasi, menjadi Kabag Jarlat Dit Akademik Sespim Polri. Endang digantikan Kombes Pol Aris Nurhandayani dari Dirintelkam Polda Papua.

Kapolresta Blitar Yosafat Sunaryanto diangkat menjabat sebagai Kasubbag Sesinfo Bag Infopers Rojianstra SDE SDM Polri. Yosafat digantikan AKBP Arief Agus Marwan dari Gadik Madya Pusdik Reskrim Lemdiklat Polri.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(roi/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
63%
Kontra
37%