Detik.com News
Detik.com
Jumat, 09/10/2009 13:37 WIB

Guru SD Sodomi 18 Murid

Polisi Amankan Koleksi VCD Porno Milik Pak Joko

Steven Lenakoly - detikNews
Bojonegoro - Polisi menemukan gambar, video porno serta sejumlah alat pendukung seks aneh yang dilakukan oleh guru Joko Waluyo. Alat bantu untuk kegiatan seks menyimpang itu ditemukan di dalam kamar kost yang selama ini disewanya.

Alat bantu yang disita oleh Polsek Kalitidu yakni 10 guci keramik tempat penyimpanan 9 vcd porno, 9 kaos, mainan robot, surat-surat dan gambar porno. Alat-alat itu sebagai perangkat pembantu untuk melakukan penyimpangan seksualnya.

"Kami mengamankan barang bukti kejahatan seksual. Alat-alat ini kami duga digunakan saat cabul terhadap korbannya," kata Kanit Reskrim Polsek Kalitidu, Iptu Bambang saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (9/10/2009).

Bambang menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, saat dipaksa untuk melayani nafsu bejat Joko selalu dibujuk dengan mainan dan diberikan pelajaran tambahan. Sedangkan untuk gambar dan VCD porno itu diduga digunakan untuk membangkitkan nafsu Joko.

"Alat itu nanti akan menjadi barang bukti yang bisa memberatkan Joko dalam proses hukum," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Joko Waluyo mencabuli 18 muridnya sendiri selama 5 tahun terakhir. Kasus ini terbongkar setelah salah satu korban dianiaya karena tidak mau melayani nafsu seksual yang menyimpang tersebut.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(stv/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%