Detik.com News
Detik.com
Kamis, 01/10/2009 09:56 WIB

Batu Mirip Kelamin Dipercaya Berkekuatan Magis foto

Moh Hartono - detikNews
Batu Mirip Kelamin Dipercaya Berkekuatan Magis Foto: Moh Hartono
Sumenep - Sumber palak-palak yang ada di Desa/Kecamatan Kangayan (Pulau Kangean), Sumenep, Madura mempunyai sesuatu yang unik. Sumber air terletak di tengah hutan lindung mengeluarkan air dari batu besar menyerupai kemaluan seorang laki-laki dan wanita. Air batu itu dipercaya mempunyai kekuatan magis.

Sumber palak-palak yang sudah ratusan tahun menghidupi masyarakat setempat saat ini dipercaya mengandung kekuatan magis. Selain airnya untuk mengaliri lahan pertanian dan kebutuhan masyarakat, sumber ini juga banyak didatangi warga yang sulit mempunyai anak dan sulit mendapatkan jodoh.

Ibaratnya, batu besar yang menyerupai alat kelamin manusia dan keluar air sangat deras itu menjadi obyek wisata dadakan. Para pengunjung laki-laki biasanya lebih tertarik pada batu mirip kemaluan perempuan, sedangkan pengunjung wanita justru mendekati batu yang mirip lawan jenis itu.

Air yang keluar dari satu batu dan berbentuk dua kemaluan manusia lain jenis itu menjadi sasaran para pengunjung. Mereka tidak segan-segan meminum langsung airnya guna terkabul hajatnya. Khususnya, yang sulit mempunyai jodoh atau sulit mempunyai keturunan.

Untuk sampai ke tempat tersebut, dari Kecamatan Kangayan menuju ke arah selatan sekitar 5 kilometer. Lalu menyusuri jalan setapak sekitar 700 meter dan bisa dilalui sepeda motor. Lokasi pun sangat alami dan berjarak sekitar 500 meter pada pemukiman warga.

Salah seorang warga Kangean, Sumenep, Badrul Aini mengatakan, sumber palak-palak tersebut merupakan potensi alam yang perlu dikembangkan,sebab kondisinya sangat alami dan indah serta mempunyai ciri has tertentu.

"Dari keunikannya itu, justru masyarakat beranggapan yang lebih dari sekedar tempat wisata," terang Badrul pada detiksurabaya.com di Jalan Trunojoyo Sumenep, Kamis (1/10/2009).

Badrul yang juga anggota DPRD Sumenep ini meminta pemerintah daerah membangun obyek wisata alam tersebut. Sebab bila dikelola dengan baik maka akan mendatangkan PAD yang besar serta perekonomian masyarakat setempat akan berputar cepat.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%