detikcom
Sabtu, 19/09/2009 14:56 WIB

Tentukan 1 Syawal, NU Pantau Hilal di 10 Lokasi di Jatim

Rois Jajeli - detikNews
File: detik.com
Surabaya - Menentukan 1 Syawal 1430 H, Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Jatim, Kantor Wilayah Departemen Agama Jatim, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan rukyatul hilal di 10 titik lokasi.

10 titik lokasi yang akan digunakan sebagai rukyatul hilal yakni, Pantai Nambangan, Kenjeran, Surabaya, Pantai Ambet, Pemekasan, Madura, Pantai Gebang,Bangkalan, Madura, Tanjung Kodok, Lamongan, Pantai Serang, Blitar, Bukit Condro, Gresik.

Pantai Paseban, Kencong, Jember. Pantai Plengkung, Banyuwangi. Pantai Ngliyep Malang Selatan serta lokasi baru PLTGU Grati, Pasuruan.

"Rukyatul hilal nanti untuk melihat bulan dan menentukan 1 Syawal," kata Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, KH Sholeh Hayat saat dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu
(19/9/2009).

KH Sholeh Hayat yang juga menjabat sebagai Koordinator Rukyatul Hilal PWNU Jatim ini mengatakan, setiap titik lokasi rukyatul hilal akan diisi petugas 10-20 Orang dari berbagai instasi seperti NU, MUI, Depag, dan ahli falaq.

"Sekarang tim menuju lokasi dan menyiapkan peralatannya untuk rukyatul hilal. Pada 17.30 WIB nanti sudah in dan Insya Allah hasilnya bisa dilihat sekitar pukul 17.35 WIB," tuturnya.

Ketika ditanya lebih lanjut tentang kemungkinan 1 Syawal 1430 H jatuh pada Minggu (20/9/2009) besok, Sholeh mengaku tidak bisa memastikannya. Namun, pihaknya optimis jika 1 Syawal bisa jatuh pada esok hari.

"Karena tingginya hilal sudah bisa dilihat. Tapi memastikannya, kita tunggu hasil rukyatul hilal nanti sore," tandasnya.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(roi/wln)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%