Jumat, 07/08/2009 15:48 WIB

Tergiur Hasil Pemerasan, Sepri Nekat Jadikan Istri PSK

Muhammad Aminudin - detikNews
Malang - Tergiur hasil pemerasan, berbagai cara dilakukan. Seperti yang dilakukan Sepri Yuwanto (25), warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Untuk mendapatkan uang senilai Rp 10 juta, pelaku nekat mengorbankan istrinya menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK).

Sementara pria hidung belang yang membookingnya diperas dengan dalih telah melakukan perzinahan. Kasus ini terungkap setelah Sugianto (32), warga Tumpang, Kabupaten Malang, melapor ke Polwil Malang atas perbuatan pelaku bersama komplotannya.

Saat ditangkap polisi di kawasan Payung, Kota Batu, Sepri dan istrinya, Etik Hartanti (25) mengaku sebagai wartawan. Sedangkan temannya, Ony Edward (35) mengaku sebagai pengacara.

Modus pemerasan dilakukan pelaku dengan cara si istri Sepri mencoba menghubungi telepon gengam korban. Perbincangan melalui telepon pun terjadi hingga keduanya merencanakan pertemuan di kawasan Kota Batu.

"Kemudian saya ajak ke sebuah hotel. Sesuai dengan keinginan korban setelah membooking saya," ujar Etik kepada detiksurabaya.com selesai menjalani pemeriksaan di ruang Reskrim Polwil Malang, Jumat (7/8/2009).

Selang beberapa menit keduanya masuk kamar hotel, kedua pelaku langsung mendobrak pintu kamar. Di hadapan korban Sepri mengaku sebagai suami dari korban dan Edo rekannya seorang pengacara.

"Saya ancam jika kasus ini dibawa ke polisi. Karena takut korban meminta damai dan memberikan kompensasi uang senilai Rp 10 juta. Uang itu tidak langsung diberikan oleh korban. Namun, empat hari setelah kami menggerebek di kamar hotel tersebut," kata pria yang mengaku mantan wartawan tabloid.

Para pelaku nekat melakukan ini karena tergiur dengan pembagian uang hasil pemerasan. Namun semua itu berujung ketiganya meringkuk di sel tahanan polisi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%