detikcom
Kamis, 09/07/2009 09:24 WIB

m.detik.com Makin Lengkap!

Donny B.U. - detikNews
Jakarta - m.detik.com telah membuat hidup Anda jadi terupdate dengan informasi-informasi terkini. Kini, m.detik.com (detikcom versi mobile) makin lengkap! Dengan mengakses http://m.detik.com (tanpa 'www') lewat hanphone atau BlackBerry Anda, data hasil quick count Pilpres 2009 dan perolehan suara versi KPU, juga bisa Anda temukan.

Selain urusan pilpres di atas, m.detik.com kini telah dilengkapi berbagai konten yang makin memanjakan Anda. Sejumlah kanal unggulan seperti oto (berita otomotif/detikoto), bandung (detikbandung), surabaya (detiksurabaya), dan food (detikfood) makin melengkapi kanal-kanal yang sudah hadir sebelumnya, seperti news (detiknews), sport (detiksport), sepakbola, finance (detikfinance), hot (detikhot), dan Inet (detikinet).

Untuk peminat bisnis dan keuangan di kanal 'finance', ujung jari Anda pun bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk melihat kurs mata uang 16 negara pilihan, market summary (top gainer, top loser, top value, top frequencies dan top volume), serta suku bunga (BI Rate dan SBI).

Jadwal bioskop juga dapat Anda akses di kanal hot, termasuk ulasan film premier bagi rujukan Anda sebelum menonton dan juga ada Chart Top 5 musik dalam negeri maupun mancanegara pada sub-kanal "HotMusic". Di sub-kanal "Love, Sex & Life" Anda akan bisa membaca sejumlah konsultasi yang diramu ciamik.

Anda ingin membeli ponsel baru, tetapi butuh tahu harga di pasaran saat ini? Masuklah ke kanal "inet", dan Anda akan bisa memilih menu "cek harga ponsel". Sejumlah ponsel dan tipe dari merek kenamaan bisa Anda dapatkan dengan kisaran harganya yang paling update.

Bagi penggemar kuliner, sempatkan jari Anda mengakses kanal "food". Selain ada artikel tentang berbagai resep pilihan, Anda akan bisa mencari dan mendapatkan sejumlah tempat makan enak, mencari resep masakan hingga mengira berapa jumlah kalori dari sajian yang Anda santap.

Jika Anda kembali ke halaman depan http://m.detik.com, akan ditemui sejumlah penambahan konten yang bisa membantu Anda mengatasi kebosanan saat macet di jalan. Ada konten "humor", "zodiak" dan "kamasutra". Anda juga bisa saling berbagi informasi tentang kondisi lalu-lintas melalui "info anda".

Dan yang juga bisa menyemarakkan hari-hari Anda, berbagai fitur interaksi dengan komunitas bisa Anda manfaatkan. Dari fitur "blog", "forum", "ngecap" hingga "tanyasaja". Jadi tunggu apalagi, segera buka browser pada ponsel Anda dan ketik http://m.detik.com (tanpa 'www') detik ini juga!


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(dbu/gik)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
68%
Kontra
32%