detikcom
Selasa, 23/06/2009 16:36 WIB

Ujian Kejar Paket C Dimulai

Zainal Effendi - detikNews
Peserta Ujian Kejar Paket C Terlihat Serius/Zainal
Surabaya - Ujian Kejar Paket C Kota Surabaya digelar hari ini. Sebanyak 2.090 orang peserta mengikuti ujian tersebut yang digelar di 5 sekolah menengah umum negeri di Kota Pahlawan.

Para peserta tidak hanya siswa SMU dan SMK yang tidak lulus, tapi juga diikuti oleh peserta yang sudah berumur. Peserta berumur ini terlihat mengerjakan soal pada lembar kerja. Peserta berumur ini sebagian diantar kerabat atau anaknya. Seperti yang terpantau di SMUN 5 Jalan Kusuma Bangsa.

"Saya mengantarkan ibu saya yang sudah berumur 56 tahun. Ibu saya memang mengikuti sekolah kejar paket mulai A, B dan sekarang nengikuti Ujian Kejar Paket C. Semoga ibu bisa mengerjakan dan lulus," harap Yuni, salah satu putri seorang ibu yang mengikuti kejar paket C, Selasa (23/6/2009).

Seperti lazimnya ujian para peserta diwajibkan berpakaian rapi dan membawa peralatan tulis. Hal ini juga berlaku bagi peserta ujian yang sudah berumur. Mereka diwajibkan menggunakan kemeja putih.

"Ini merupakan hari pertama ujian dan berlangsung 3 hari ke depan," kata Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Edi Santoso di sela-sela pemantauan Ujian Kejar Paket C di SMUN 5.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(wln/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%
MustRead close