detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 15:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 23/06/2009 16:36 WIB

Ujian Kejar Paket C Dimulai

Zainal Effendi - detikNews
Peserta Ujian Kejar Paket C Terlihat Serius/Zainal
Surabaya - Ujian Kejar Paket C Kota Surabaya digelar hari ini. Sebanyak 2.090 orang peserta mengikuti ujian tersebut yang digelar di 5 sekolah menengah umum negeri di Kota Pahlawan.

Para peserta tidak hanya siswa SMU dan SMK yang tidak lulus, tapi juga diikuti oleh peserta yang sudah berumur. Peserta berumur ini terlihat mengerjakan soal pada lembar kerja. Peserta berumur ini sebagian diantar kerabat atau anaknya. Seperti yang terpantau di SMUN 5 Jalan Kusuma Bangsa.

"Saya mengantarkan ibu saya yang sudah berumur 56 tahun. Ibu saya memang mengikuti sekolah kejar paket mulai A, B dan sekarang nengikuti Ujian Kejar Paket C. Semoga ibu bisa mengerjakan dan lulus," harap Yuni, salah satu putri seorang ibu yang mengikuti kejar paket C, Selasa (23/6/2009).

Seperti lazimnya ujian para peserta diwajibkan berpakaian rapi dan membawa peralatan tulis. Hal ini juga berlaku bagi peserta ujian yang sudah berumur. Mereka diwajibkan menggunakan kemeja putih.

"Ini merupakan hari pertama ujian dan berlangsung 3 hari ke depan," kata Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Edi Santoso di sela-sela pemantauan Ujian Kejar Paket C di SMUN 5.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(wln/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%