detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 02:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 09/06/2009 11:38 WIB

Salah Desain, Patung Suro & Boyo Dibangun Ulang

Budi Sugiharto - detikNews
Surabaya - Karena salah desain, patung Suro & Boyo di Arena Ketabang terpaksa dibongkar. Hingga Selasa (9/6/2009) proyek yang berada di tepi Kali Mas ini masih belum rampung.

Pantauan detiksurabaya.com, patung yang dihancurkan dan dibangun ulang adalah bagian Boyo-nya. Sebab posisi Boyo sangat berbeda dengan desain awalnya.

Para pekerja dengan teliti dan hati-hati menyelesaikan kulit punggungnya. Agar tidak terkena panas dan hujan, pembuatan patung Boyo itu diselimuti terpal plastik. Sedangkan patung Suro tidak ikut dipugar karena sudah sesuai. Nantinya dari mulut Suro akan mancur air yang jatuh langsung ke Kali Mas.

Rencana awal, proyek yang dikomandoi Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) serta mendapat suntikan dana dari PT Telkom Divre V Jatim diresmikan tepat saat ultah ke-716 Surabaya, Mei lalu. Dan karena tidak sesuai desain, maka mengundang kontroversi.

Bahkan Walikota Bambang DH memerintahkan khusus patung Boyo dibenahi menyesuaikan desain sesuai pakem yang ada. Praktis arena bermain itu pun gagal sebagai kado ulang tahun Surabaya. Informasi yang diterima, proyek yang dilengkapi arena BMX dan Skateboard itu akan rampung Agustus mendatang.

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gik/gik)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%