Jumat, 17/04/2009 17:44 WIB

Resah Simulasi Perang Kota, Warga Lapor Polda Jatim

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
File detiksurabaya
Surabaya - Sejak tanggal 11 Maret 2009 warga di Putat Jaya Baru Surabaya, merasa resah dengan kedatangan pasukan TNI AD yang akan menggelar simulasi perang kota.

Simulasi menundukan pasukan teroris itu diikuti pasukan Batalyon 516 Caraka Yuda TNI AD Kodam V Brawijaya. Warga akhirnya melaporkan Hendri Gunawan pemilik lahan ke Polda Jatim atas dugaan pasal 310 KUHP.

Burhan Hasibuan kuasa hukum warga Putat Jaya Baru mengatakan, yang dipermasalahkan warga adalah surat izin yang diberikan Hendri ke Yon 516/CY untuk menggelar latihan perang kota di pemukiman padat tersebut.

"Ini yang kami persoalkan, apakah masyarakat seperti Hendri bisa memberikan izin latihan perang di tengah perkampungan," ujar Burhan yang mendampingi 5 orang perwakilan warga Putat Jaya Baru kepada wartawan di mapolda, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (17/4/2009).

Ia mengatakan surat izin latihan perang kota yang diberikan Hendri yang juga Direktur Utama PT Surya Inti Permata Tbk (SIP) bukan orang dari Yayasan Karya Surya Harapan Kesejahteraan (KSHK).

"Di surat tersebut juga tidak disebutkan apakah Hendri sebagai apa. Juga tidak disebutkan sebagai sekretaris atau ketua. Dalam surat tersebut hanya dijelaskan sebagai pribadi," ujarnya.

Burhan bersama perwakilan warga mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Jatim. Namun, karena petugas SPK bernama Rahayu tidak mengetahui pasal yang disangkakan, Rahayu menyarankan warga dan kuasa hukumnya untuk meminta saran ke petugas piket reskrim. Mereka keluar dari ruang piket reskrim menjelang salat Jumat.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(roi/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%