Senin, 23/03/2009 17:52 WIB

Goyang Dangdut Anak-anak di Kampanye Golkar

Irul Hamdani - detikNews
Histeria anak-anak di kampanye Golkar/Irul
Banyuwangi - Kampanye Partai Golkar di Desa Kaligondo Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Senin (23/3/2009) diwarnai aksi goyang anak-anak. Bahkan anak-anak pun diberi contoh kartu suara.

Belasan anak kecil tersebut ikut hanyut dan berjoget dalam alunan musik dangdut yang dibawakan penyanyi di atas panggung.

Sejak awal kampanye dibuka dengan pagelaran Kuda Lumping, nampak para bocah mengalir ke lokasi kampanye yang ditempatkan di halaman KUD Podo Seneng.

Panwascam setempat yang terlihat hadir hanya mengawasi jalannya kampanye. Begitu pula kader partai yang dipimpin Jusuf Kalla ini terkesan membiarkan keberadaan anak-anak yang semestinya melanggar undang-undang ini.

"Ini dilema mas, mau diusir anak-anak itu datang karena ingin lihat hiburannya, tidak tega mengusirnya. Dibiarkan juga gak enak sama Panwas," jelas Sumantri, Ketua DPD Banyuwangi Partai Golkar, sekaligus penanggung jawab acara saat ditemui wartawan di lokasi.

Anak-anak semakin hanyut kala seorang biduan wanita berpakaian seksi melantunkan sebuah lagu dangdut. Seakan tak mau kalah dengan simpatisan Partai Golkar, belasan anak kecil tersebut melonjak kegirangan mengikuti alunan musik.

Bahkan, beberapa diantaranya bergantian menggendong rekannya di pundak menirukan apa yang dilakukan simpatisan Partai Golkar di sampingnya.

Panwascam Genteng hanya bisa menyayangkannya. "Tadi sempat kami lihat panitia membagikan contoh kartu suara pada anak-anak. Hal itu tak dibenarkan," jelas Ketua Panwascam Genteng, Irian Hadiwono.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gik/gik)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%