detikcom
Jumat, 13/03/2009 18:42 WIB

Pembalakan Liar di Lumajang Dibongkar Polda Jatim

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
Barang bukti/Rois
Surabaya - Sekitar 40 meter kubik berbagai jenis kayu seperti Jati, Rimba dan kayu lainnya tanpa dilengkapi dokumen senilai sekitar Rp 600 juta diamankan Polda Jatim. Polisi juga menahan dua tersangka berinisial WH dan SHS keduanya warga Tempusari, Lumajang.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 unit truk pengangkut kayu hasil pembalakan liar itu bernopol N 8351 UY dan N 8764 UY. 2 unit mesin bendsaw (mesin pemotong kayu dalam jumlah besar), 2 unit mesin chainsaw (mesin gergaji tangan), 1 lembar mata gergaji.

Tersangka SHS pemilik CV SRA yang diduga sebagai pemilik kayu illegal logging dan WH sopir truk yang mengangkut kayu tersebut.

Kasat Pidana Tertentu Direktorat Reserse Kriminal Polda Jatim AKBP I Nyoman Komin mengatakan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat tentang adanya penebangan kayu hutan lindung dan produksi Perhutani yang tidak dilengkapi surat izin.

"Setelah diselidiki selama kurang lebih 37 hari, anggota Unit I menangkap basah tersangka WH mengangkut 15 batang kayu pancakan jenis bayur dengan menggunakan truk tersebut pada 6 Maret 2009 lalu," kata Komin kepada wartawan di mapolda, Jalan Ahmad Yani, Jumat (13/3/2009).

Setelah dikembangkan, polisi mendatangi gudang CV SHS di Tempursari Lumajang. Polisi juga menangkap SHS pemilik CV tersebut.

"SHS ini diduga sebagai penerima, membeli, menyimpan dan memiliki hasil hutan dari hasil penebangan atau pembalakan liar," tuturnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(roi/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%