Detik.com News
Detik.com

Rabu, 04/03/2009 16:58 WIB

Kapolda Jatim Imbau Polwan Kenakan Jilbab

Zainal Effendi - detikNews
Kapolda Jatim Imbau Polwan Kenakan Jilbab Kapolda Jatim
Surabaya - Kapolda Jatim Brigjen Pol Anton Bachrul Alam kembali membikin gebrakan baru. Setelah meminta anggotanya menjalankan salat lima waktu, kini seluruh Polwan diminta untuk mengenakan jilbab.

Imbauan itu dikatakan langsung mantan Kapolda Kalsel kepada wartawan sebelum salat ashar.

"Ini kan mengajak ke jalan yang benar. Dengan memakai jilbab, berarti menutup aurat seorang wanita. Tapi ini bukan paksaan, terserah dengan keputusan mereka," kata Kapolda saat keluar dari ruangannya di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Rabu (4/3/2009).

Anton menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan sanksi atau hukuman bagi anggota polwan yang tidak menggunakan jilbab. Sementara, dia mengaku sampai sejauh ini jajaran yang sudah melakukan imbauan tersebut yakni Polwil Bojonegoro dan Sekretaris Pribadi (Sespri) Kapolda Jatim.

Terkait pakaian yang dikenakan dua sesprinya, Anton mengaku menggunakan baju dan rok lengan panjang. Sedangkan polwan yang bertugas di lapangan Polwil Bojonegoro menggunakan celana dan baju panjang.

Bila imbauannya berjalan dengan baik, pihaknya mengaku akan bersyukur. "Saya yakin jika nanti para polwan akan menggunakan jilbab. Karena itu bagus untuk anggota," tambahnya.

Sementara dari pantauan detiksurabaya.com, Polwan di lingkungan Polda Jatim menerima serempak imbauan tersebut.

Bagaimana pendapat Anda tentang imbauan tersebut? Yuk berpendapat di 'Panggone Padu'



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%