Detik.com News
Detik.com
Rabu, 17/12/2008 13:55 WIB

Surat Pojok Gubeng

Dua Pemenang Polling Pilgub Jatim Terima Laptop

Fatichatun Nadhiroh - detikNews
Dua Pemenang Polling Pilgub Jatim Terima Laptop Aryanto dan Aan Cahyo
Surabaya - Aan Cahyo. Wajahnya tak asing lagi. Awal tahun 2008, bapak asal Madiun ini menggondol Toyoto Avanza, hadiah utama F1 Flexi-detikcom.

Dan diakhir tahun, Aan Cahyo kembali menggondol sebuah laptop Zyrex Ellipse EGT 590. Nama dia berhasil terpilih sebagai pemenang SMS Polling Pilgub Jatim yang digelar detiksurabaya.com dan Flexi bersama Aryanto, warga Jl Gondang Barat 17, Jeruk Wangi, Nganjuk.

Penyerahan hadiah dua laptop persembahan dari Flexi Telkom Divre V Jatim ini diserahkan langsung Budi Sugiharto, Kepala Biro detiksurabaya.com di kantor redaksi, Jl Prof Dr Moestopo 11 A, Surabaya, Rabu (17/12/2008).

"Mobilnya dulu sudah saya jual, tapi laptop ini akan saya pakai sendiri," kata Aan usai menerima hadiah. Aan mengakui bahwa dirinya memang suka mengikuti kuis maupun polling berhadiah yang digelar media.

"Kalau mobil dulu saya habis Rp 60 juta. Kalau sekarang tidak sebanyak itu," kata Aan yang tinggal di Perum Taman Salak Blok A-03 Madiun itu.

Selamat....

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gik/gik)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%