detikcom
Senin, 01/12/2008 10:57 WIB

Hari AIDS se-Dunia

Puluhan Aktivis Tuban Bagi-bagi Kondom ke PSK

TB Utama - detikNews
Halaman 1 dari 2
PSK Terima Kondom & Mawar/TB Utama
Tuban - Puluhan aktivis Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Tuban mendatangi kompleks Pekerja Seks Komersial (PSK) Dasin di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban.

Dalam aksi menyambut hari HIV/AIDS se-dunia ini, mereka membagi-bagikan kondom dan setangkai mawar merah kepada para PSK, Senin (1/12/2008) pukul 08.00 WIB.

Aksi damai yang diikuti 52 aktivis perempuan itu, mereka membawa pesan agar para PSK menggunakan alat kontrasepsi saat melayani kaum pria. Terhitung sebanyak 715 kondom mereka bagikan ke PSK dan pria hidung belang pelanggannya.

Sebelum mendatangi kompleks PSK Dasin, mereka sempat membagi-bagikan dua barang ke pengguna jalan di perempatan jalan dekat BNI Tuban. Aksi ini mengundang perhatian pengguna jalan yang melintas di tengah kota Tuban.

"Aksi ini untuk menyambut peringatan hari HIV/AIDS se dunia. Kami berharap warga masyarakat menggunakan kondom ketika mengunjungi kompleks PSK," kata Humas KPI Tuban Bahrul Ulumiyah kepada detiksurabaya.com, di sela-sela bagi-bagi bunga dan kondom di kompleks PSK Dasin, Senin (1/12/2008) pagi.

Dia menjelaskan, 715 buah kondom dan bunga mawar sebagai simbul hari jadi Kabupaten Tuban ke-715 yang jatuh pada 12 November lalu. KPI berharap dengan usia yang makin tua, Tuban bisa lebih bercermin untuk menjaga kesehatan lingkungan. Termasuk ikut memberantas AIDS dan HIV di wilayahnya.

Selain bagi-bagi bunga dan kondom, para aktivis juga memberi penyuluhan manfaat kondom. Ini mereka lakukan sekedar membantu program pemberantasan virus HIV.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
57%
Kontra
43%