Detik.com News
Detik.com
Senin, 10/11/2008 17:40 WIB

Menuju Jatim 1

Pemenang Pilgub Jatim Ditentukan Besok

Irawulan - detikNews
Pemenang Pilgub Jatim Ditentukan Besok
Surabaya - Siapa pemenang Pilgub Jatim putaran kedua dan yang akan memimpin Jawa Timur hingga lima tahun ke depan? KPU sebagai penyelenggara Pilkada akan melakukan rekapitulasi suara secara manual, Selasa (11/11/2008) besok.

Rekapitulasi suara pilgub dilakukan di Hotel Mercure, di Jalan Raya Darmo mulai pukul 13.00 WIB. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, KPU meminta bantuan Polda Jatim untuk mengamankan penghitungan hasil pilgub, 4 November lalu.

"Untuk pengamanan kita serahkan pada Polda Jatim. Jumlahnya berapa kita tidak tahu," kata anggota KPU Jawa Timur Arief Budiman kepada detiksurabaya.com saat itemui di kantornya, di Jalan Tanggulangin, Surabaya, Senin (10/11/2008).

Penghitungan suara tersebut akan dihadiri 38 KPU kabupaten/kota. KPU masing-masing kota/ kabupaten akan membacakan hasil rekapitulasi suara. Selain itu juga dihadiri oleh Muspida, Ormas dan tim sukses masing-masing kandidat.

Untuk tim sukses, KPU membatasi 10 orang. Pihaknya memilih hotel sebagai tempat penghitungan dikarenakan masalah ruangan. KPU tuturnya tidak punya ruangan yang cukup untuk mengumpulkan orang banyak.

"Penghitungannya berlangsung satu hari. Saya kira 4 jam sudah bisa selesai penghitungannya," ungkapnya.

Usai penghitungan secara manual, mereka (KPU) memberi kesempatan pada kandidat atau masyarakat untuk menyampaikan keberatan atau gugatan hasil penghitungan tersebut.

"Waktunya tiga hari. Kalau tidak ada gugatan akan kita kirim ke DPRD Jawa Timur untuk diserahkan pada pemerintah provinsi dan kemudian menyampaikan pada Mendagri," tuturnya.

Saat ini baru 26 KPU Kabupaten/kota yang sudah menyerahkan hasil rekapitulasinya. Sedangkan 12 KPU Kabupaten/kota hingga kini belum menyerahkan hasil rekapitulasinya.

Beberapa daerah yang belum adalah, Kota/Kabupaten Pasuruan, Sumenep, Pamekasan, Jember, Kabupaten Probolinggo. "Target kita malam ini sudah semuanya masuk ke KPU provinsi," pungkasnya.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(wln/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%