Detik.com News
Detik.com
Rabu, 05/11/2008 13:08 WIB

Pilgub Jatim Putaran II

Khofifah: Ada Upaya Merubah Perolehan Suara video foto

Irawulan - detikNews
Khofifah: Ada Upaya Merubah Perolehan Suara Khofifah
Surabaya - Meski perolehan suara Khofifah-Mudjiono (KaJi) hasil quick count sudah unggul dari pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), namun Khofifah nampaknya masih belum gelisah dengan selisih suara yang cukup tipis itu.

Apalagi tTim pemenangan KaJi menemukan adanya upaya kotor untuk melakukan perubahan perolehan suara di Madura dan Banyuwangi. Sayangnya tidak dibeber modus perubahan suara yang ditemukannya.

"Kami menemukan beberapa upaya untuk melakukan perubahan suara. Kami menemukan di tiga titik," kata Khofifah dalam jumpa pers di Posko Pemenangan KaJi, di Perumahan Deltasari, Sidoarjo, Rabu (5/11/2008).

Selain itu, mantan menteri pemberdayaan perempuan ini juga berterimakasih kepada Kapolda Jatim yang melakukan pengumpulan data awal di masing-masing TPS. Dan itu kata perempuan berkerudung tersebut sangat membantu pihaknya untuk menghindari kecurangan.

"Itu merupakan bagian penting untuk bisa menghindarkan terhadap kemungkinan yang
tidak kita harapkan," tandasnya.

Dia juga berharap KPU bisa bertindak secara jujur dan proporsional dan menghargai suara masyarakat. Saat ini kata Ketua PP Muslimat NU ini pihaknya menunggu hasil dari penghitungan di KPU Jawa Timur.

"Ya tinggal menunggu formalitas penghitungan manual di KPU," pungkasnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%