detikcom
Rabu, 05/11/2008 09:01 WIB

Hasil Rekapitulasi Pilgub Jatim 11 November video foto

Irawulan - detikNews
Surabaya - Masyarakat Jawa Timur baru mengetahui siapa gubernur yang memimpin lima tahun ke depan tanggal 11 November 2008. Pasalnya tanggal tersebut KPUD Jatim melaksanakan penghitungan suara hasil rekapitulasi perolehan dari KPU di 38 kabupaten/kota se-Jatim.

"Tanggal 11 November kita akan melaksanakan penghitungan. Satu hari bisa selesai dan akan diketahui pemenang pilgub Jatim putaran kedua," kata Ketua Pokja Sosialisasi dan Penghitungan Suara KPUD Jatim, Arief Budiman kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Rabu (5/11/2008).

Saat ini, kata pria kelahiran Surabaya ini, penghitungan masih dilakukan di tingkat PPS dan PPK. Setelah tingkat PPS dan PPK selesai akan dihitung di KPU masing kabupaten/kota.

"Penghitungan suara di KPU kabupaten/kota akan dilakukan pada tanggal 8-10 November. Kita berharap sebelum tanggal 10 bisa selesai semua penghitungan di kabupaten ataupun kota," ujarnya.

Namun, tambahnya, meski KPUD Jatim sudah menghitung hasil perolehan suara dan diketahui siapa pemenangnya, KPU tidak serta merta bisa menyerahkan hasil pilgub ke Depdagri melalui gubernur. KPU memberikan kesempatan pada masyarakat untuk mengugat hasil tersebut.

"Setelah penghitungan dan penetapan hasil kita masih menunggu waktu tiga hari sebelum menyampaikan hasil ke Depdagri kita memberi kesempatan apakah ada yang mengugat atau tidak," tuturnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(wln/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%