detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 05:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 05/11/2008 09:01 WIB

Hasil Rekapitulasi Pilgub Jatim 11 November video foto

Irawulan - detikNews
Surabaya - Masyarakat Jawa Timur baru mengetahui siapa gubernur yang memimpin lima tahun ke depan tanggal 11 November 2008. Pasalnya tanggal tersebut KPUD Jatim melaksanakan penghitungan suara hasil rekapitulasi perolehan dari KPU di 38 kabupaten/kota se-Jatim.

"Tanggal 11 November kita akan melaksanakan penghitungan. Satu hari bisa selesai dan akan diketahui pemenang pilgub Jatim putaran kedua," kata Ketua Pokja Sosialisasi dan Penghitungan Suara KPUD Jatim, Arief Budiman kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Rabu (5/11/2008).

Saat ini, kata pria kelahiran Surabaya ini, penghitungan masih dilakukan di tingkat PPS dan PPK. Setelah tingkat PPS dan PPK selesai akan dihitung di KPU masing kabupaten/kota.

"Penghitungan suara di KPU kabupaten/kota akan dilakukan pada tanggal 8-10 November. Kita berharap sebelum tanggal 10 bisa selesai semua penghitungan di kabupaten ataupun kota," ujarnya.

Namun, tambahnya, meski KPUD Jatim sudah menghitung hasil perolehan suara dan diketahui siapa pemenangnya, KPU tidak serta merta bisa menyerahkan hasil pilgub ke Depdagri melalui gubernur. KPU memberikan kesempatan pada masyarakat untuk mengugat hasil tersebut.

"Setelah penghitungan dan penetapan hasil kita masih menunggu waktu tiga hari sebelum menyampaikan hasil ke Depdagri kita memberi kesempatan apakah ada yang mengugat atau tidak," tuturnya.

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(wln/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%