detikcom
Jumat, 17/10/2008 12:12 WIB

Suasana Pedesaan Ala Warung Waru Doyong video

Steven Lenakoly - detikNews
Surabaya - Bayangkan bila di suatu warung Anda dipersilahkan ambil makanan sendiri, menyenangkan bukan? Apalagi ditambah dengan suasana pedesaan. Hmm...

Nasi putih ditempatkan dalam bakul dari bambu yang cukup besar. Makanan itu ditaruh berjajar di atas meja. Sehingga pembeli dengan leluasa bisa memilih makanan sesuai seleranya.

Ini mengingatkan kita pada suasana pedesaan. Warung sederhana yang tidak pernah sepi dari pengunjung ini di halaman depan terdapat dua pendopo yang terbuat dari kayu yang biasa digunakan pengunjung menghabiskan makanan sembari menikmati alam.

Itulah yang ditawarkan oleh Warung Waru Doyong Bu Titik. Di warung yang terletak di Jalan Tenggilis Surabaya itu, kita bisa menikmati makanan dengan cara prasmanan. Makanan yang disediakan sangat sederhana yakni ayam goreng, ayam panggang, sup, sayur asem, pete goreng hingga peyek.

Apalagi sekitar warung tumbuh rindang pohon waru yang membuat kita merasa berada jauh dari Surabaya. Benar-benar nyaman.

Bagi Anda yang hendak menuju ke Warung Waru Doyong Bu Titik tidak sulit. Letaknya di Jalan Tenggilis atau sekitar 800 meter dari Universitas Surabaya (Ubaya).

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(stv/bdh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%