Detik.com News
Detik.com

Jumat, 01/08/2008 11:40 WIB

Penghitungan Suara Pilgub Jatim Dimulai Usai Salat Jumat

Irawulan - detikNews
Penghitungan Suara Pilgub Jatim Dimulai Usai Salat Jumat
Surabaya - KPU Jatim hari ini akan mulai melakukan penghitungan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim. Penghitungan ini direncanakan dimulai pukul 13.00 WIB atau setelah setelah Salat Jumat.

Berbagai persiapan dilakukan oleh pihak KPU Jatim. Salah satunya adalah adanya petugas kepolisian yang berjaga sejak beberapa hari lalu.

Selain petugas kepolisian yang disiagakan, ruang tempat penghituangan suara juga sudah disiapkan. Kursi bagi tamu undangan juga sudah dipersiapkan.

Penghitungan ini akan dihadiri Pemprov Jatim, Panwas Jatim, anggota KPUD
se-Jatim serta saksi dari masing-masing calon gubernur.

"Hari ini kita melakukan penghitungan suara. Estimasi kita satu hari sudah bisa diketahui siapa pemenangnya, dan apakah perlu putaran kedua atau ketiga," kata Ketua Pokja Pemilihan dan Penghitungan Suara, Arif Budiman kepada
detiksurabaya.com, di KPU Jatim, Jalan Tanggulangin, Surabaya, Jumat (1/8/2008).

Sebelumnya, Ketua KPU Jatim Wahyudi Purnomo menjamin tidak akan ada penggelembungan suara dalam Pilgub Jatim.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
96%
Kontra
4%