detikcom
Rabu, 23/07/2008 16:30 WIB

Pilgub Jatim

Quick Count LSI: Soekarwo-Saifullah Yusuf Unggul

Irawulan - detikNews
Jumpa pers LSI/Irawulan
Surabaya - Dari sejumlah lembaga yang melalukan quick count. Salah satunya Lembaga Survei Indonesia (LSI). Dari hasil penghitungan cepatnya, pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf untuk sementara unggul.

Hasil quick count itu disampaikan kepada wartawan di poskonya, Hotel Mercure Grand Mirama Jalan Raya Darmo, Surabaya, Rabu (23/7/2008). Adam Kamil, peneliti LSI menyatakan bahwa quick count ini mengambil data dari 400 TPS di Jatim secara acak.

Inilah hasilnya hingga pukul 16.22 WIB:

  1. Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono 25,38%
  2. Sutjipto-Ridwan Hisjam 20,90%
  3. Soenarjo-Ali Maschan Moesa 18,89 %
  4. Achmady-Suhartono 7,89%
  5. Soekarwo-Saifullah Yusuf 26,95%

"Data itu dari 98,25 persen TPS," kata Adam. Dia memperkirakan bahwa Pilgub Jatim ini akan memerlukan dua putaran jika Soekarwo-Saifullah Yusuf tidak mampu mendongkrak suaranya. Sebab untuk cukup sekali putaran, perolehan suara calon harus di atas 30%. Dalam jumpa pers itu, juga dihadiri Ketua Pokja Logistik, Kampanye dan Pencalonan KPUD Jatim, Didik Prastiyono.

Pasangan yang diusung PD dan PAN itu, kata Adam, lebih banyak unggul di kawasan Madura dan Tapal Kuda (Pasuruan hingga Banyuwangi). Sedangkan Khofifah banyak mendulang suara dari pantai utara.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gik/gik)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%