Rabu, 02/07/2008 14:02 WIB

Korean Food Rp 20 Ribu-an

Shelley Suryadarma - detikNews
document Mu Gung Hwa
Surabaya - Korean Food biasanya terkenal dengan rasa asam, dan mahal. Itulah image yang melekat di pikiran anak muda mengenai retoran-restoran Korea. Namun Mu Gung Hwa Korean Cafe dan Resto mematahkan image mahal dari Korean Food di Surabaya.

Mu Gung Hwa yang berarti 'bunga mawar sharon', bunga nasional Korea, menyajikan konsep baru dari Restoran Korea. Dengan rasa yang khas Korea dan bahan-bahan berkualitas, Mu Gung Hwa berani menampilkan masakan Korea dengan harga yang terjangkau.

Menu andalan Mu Gung Hwa yang lahir pada November 2006 adalah nasi campur ala Korea, Bimbimbap. Bimbimbap disajikan di dalam mangkuk panas yang terbuat dari batu khusus. Berisikan daging cincang, jamur, aneka sayuran, dan telur mentah, bimbimbap biasanya dimakan dengan cara diaduk menjadi satu dengan sambal khas Korea, Go Cu Jang.

Bimbimbap memiliki rasa unik, terutama karena Go Cu Jang, yakni asam, manis, dan pedas yang menyatu, benar-benar rasa khas Korea. Anda juga dapat mencoba Tokpoki yaitu kue beras Korea yang dicampur dengan daging, telur rebus, dan sayuran yang dimasak dengan saus pedas manis. Varian lain dari Tokpoki adalah Lakpoki. Lakpoki sendiri adalah perpaduan antara Tokpoki dan mie korea. Lakpoki dan Tokpoki sendiri, tidak dapat ditemukan di restoran Korea lain.

Bila Anda pecinta barbeque Korea namun ribet bila harus memanggangnya sendiri, Mu Gung Hwa yang bertempat di Ruko Taman Gapura L3 Citra Raya Surabaya menawarkan barberque Korea yang sudah siap disantap.

Mu Gung Hwa yang buka dari pukul 11.00-24.00 WIB, bahkan hingga pukul 01.00 dini hari pada weekend, juga menyediakan SOju, minuman beralkohol khas Korea. Soju yang biasa disajikan dingin dapat dicampur dengan ice cream, bahkan minuman bersoda.

"Kami memang menarget ke anak muda, jadi soal harga kami juga terjangkau, berkisar Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu. Tapi soal kualitas, kami menggunakan daging import dan bahan-bahan serta bumbu diimport asli dari Korea agar rasanya benar-benar 'Korea'," ungkap Andy, owner Mu Gung Hwa, kepada detiksurabaya.com.

Mu Gung Hwa hadir dengan konsep minimalis bergaya Korea. Pengunjung dapat memilih duduk di bangku atau duduk bersila beralaskan bantalan duduk, khas negara Asia daerah Utara seperti Korea dan Jepang. Dilengkapi dengan pojok komik, pengunjung dapat menikmati makanan dan nongkrong sambil membaca komik.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%