detikcom
Senin, 30/06/2008 18:40 WIB

Esensi Musik Klasik Karya Ananda Sukarlan

Pengirim: Rosari Indah Efriningtias - detikNews
Surabaya - Seorang pianis dengan reputasi internasional, Ananda Sukarlan memiliki sisi unik sebagai seorang seniman. Dalam bermain piano, dia tidak sekedar bermain alat musik. Melainkan benar-benar bermain musik, dengan memberi penghayatan mendalam & memberi nyawa pada permainan musiknya.

Keberanian Ananda mengangkat nuansa nasionalisme dan ke-Indonesiaan yang kental dalam berbagai komposisi musik klasiknya, merupakan sebuah gebrakan besar yang berbeda dengan pola bermusik masyarakat kebanyakan.

Saat semua orang sedang gandrung dengan aneka sentuhan nuansa import dan tidak mengindahkan musik klasik, Ananda malah menciptakan sebuah genre komposisi tersendiri yang malah mendapatkan tepukan meriah dari dunia internasional.

Apa yang diciptakan Ananda berupa memasukkan gagasan nasionalisme yang kental ke dalam aransemen musik klasik merupakan sebuah masterpiece untuk tanah air. Gairah rasa kebangsaan yang kental dalam musik Ananda dapat membuat Indonesia mendongakkan kepala di dunia Internasional.

Gagasan semacam ini sudah lama menjadi trend di era 1900an di Eropa, seperti yang dilakukan oleh Edvard Grieg dari Norwegia, Modest Mussorgsky dari Rusia, dan Isaac Albeniz dari Spanyol.

Komposisi ciptaannya merupakan sebuah penciptaan karya-karya besar dari maestro musik klasik kelas dunia yang banyak diadaptasi dari seni literatur. Misalnya saja dari syair-syair dan puisi Sapardi Joko Darmono dan sastrawan Indonesia lainnya. Dengan begitu Ananda memperkaya khasanah dunia seni tanah air dengan karya-karyanya yang indah dan penuh makna.

Semuanya itu bukanlah sekedar karya artifisial dan sensasional, melainkan benar-benar mengedepankan esensi berupa apresiasi gairah seni yang muncul dari kedalaman akal, rasa dan getaran jiwa.

Seperti misalnya saja Alfred de Musset, seorang seniman Perancis di era 1890-an yang banyak melakukan musikalisasi sajak dan puisi. Salah satu karya Ananda mengenai kebun binatang juga dapat dikategorikan sebagai sebuah masterpiece musik klasik bernafaskan impresionisme dan romantisme yang kental. Bila dunia mengenal Debussy dan Igor Stravinksy yang brilian, Indonesia punya Ananda Sukarlan. (rosari.i.e@gmail.com)

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%