Detik.com News
Detik.com
Minggu, 29/06/2008 10:37 WIB

Tiga Pulau di Sumenep Kekeringan

Moh Hartono - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sumenep - Kekeringan yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura terus meluas. Kali ini, tiga pulau mengalami kekeringan yakni Pulau Gili Raja, Gili Genting dan Pulau Kangayan.

Persediaan air dari sumur milik warga di tiga pulau itu sejak sebulan terakhir alami penyusutan. Saat ini sudah kering kerontang. Warga kesulitan untuk mendapatkan air minum sehari-hari.

Meski sebagian warga berusaha menggali dan mencari sumber air, namun usaha itu sia-sia. Sebagian besar penduduk banyak yang mencari ke luar daerah. Bahkan, ada yang mendatangkan dari daratan dengan cara dimuat lewat perahu motor.

Namun, hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh sebagian kecil warga. Sebab, untuk menjalankan perahu motornya, warga harus berfikir dua kali, karena BBM juga sulit didapat.

Pulau yang diliputi kekeringan juga menghentikan aktivitas pertanian. Buah-buahan dan sayuran yang ditanam di sawah dan tegalan dibiarkan mengering.

Terparah kekeringan melanda Kepulauan Gili Genting, tepatnya di empat desa yakni Desa Ben Maleng, Lombeng, Jate dan Ban Baru.

Salah seorang warga Desa Ban Baru, Kecamatan Gili Genting, Sumenep, Edy Junaidi mengatakan, kekeringan yang terjadi kali ini sangat menyulitkan warga. Sebab, setiap hari masyarakat hanya disibukkan dengan mencari ke desa tetangga yang jaraknya 6 hingga 7 km. Itupun harus ditempuh dengan jalan kaki.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%