Jumat, 27/06/2008 10:03 WIB

Tim Futsal SMA Sejahtera 1 Ditakuti Lawan

Rois Jajeli - detikNews
Tim Futsal SMA Sejahtera 1
Surabaya - Prestasi Tim Futsal SMA Sejahtera 1 Surabaya itu ditakuti oleh tim futsal SMA se-Surabaya. Bahkan, setiap ada pertandingan , SMA Sejahtera 1 tidak diperkenakan mengikutinya.

"Tim Futsal SMA Sejahtera 1 memang sering menang. Saya juga tidak tahu, kenapa akhir-akhir ini tim kami selalu ditolak saat akan mengikuti pertandingan futsal antar SMA se-Surabaya," kata Kepala Sekolah SMA Sejahtera 1 Ahmad Dimyati kepada detiksurabaya, Jumat (27/6/2008).

Setiap kali bertanding, Tim Futsal SAM Sejahatera 1 selalu melibas musuhnya dengan skor cukup telak. Bahkan, sering merebut juara pertandingan futsal antar SMA se-Surabaya serta juara pertama Megawati Cup dengan menyingkirkan perwakilan SMA dari Jawa Tengah.

Fajar saja, jika lawan-lawannya takut dengan permainan Ardityo Akbar, Eko Susanto, Kardamo, Tri Sapta, Doni Pratama, Ardyana Marsha, Supriyadi, Azizun Ghofur, Ari Setiawan, Andik Vermansyah, Teguh Wahyu Utomo, Deni Ari Setiawan, Yudha Febrianto, Yufir Maulana, siswa kelas 11 dan 12 SMA Sejahtera 1 Surabaya.

Selain mereka mempunyai basic sepak bola dan pemain klub sepak bola seperti Indonesia Muda, Asyabab, Bintang Timur, Sakti dan beberapa klub sepak bola lainnya di Surabaya. Ardityo dan kawan-kawannya juga mentaati instruksi pelatihnya Irwanto, Guru Olah Raga SMA Sejahtera 1 yang dikenal disiplin.

Sementara itu, kegiatan futsal yang diikutinya, kata Ardityo Akbar, mempunyai manfaat cukup besar. "Lumayan mas, karena prestasi kami di tim futsal, pihak sekolah memberikan kami semua potongan biaya SPP sebesar 50 persen selama satu tahun," katanya yang diamini rekan-rekannya.

Meski menggeluti olah raga futsal, para pemain Tim Futsal SMA Sejahtera 1 juga tidak lupa dengan pendidikan sekolahnya. Prestasi akademik mereka wajar-wajar saja dan tidak ada nilai merahnya.

"Meski kami sering berkumpul dan latihan bersama, kami juga tidak lupa menjalin hubungan dengan teman-teman sekolah lainnya. Biar tidak dikatakan sombong," kata Ardyana Marsha.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%