detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 11:40 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 20/05/2008 18:19 WIB

Pilgub Jatim

Samiatun Maju Terus Pantang Mundur

Irawulan - detikNews
Surabaya - Meski KPUD Jatim menetapkan PKB kubu Gus Dur sebagai partai yang sah untuk maju dalam pilgub, Samiatun, calon gubernur Jawa Timur yang diusung PKB kubu Muhaimin Iskandar bersikukuh tetap maju dalam perebutan kursi Jatim I.

"Maju terus pantang mundur," kata Syamiatun Cagub PKB saat ditemui di sela-sela Rapat Konsilidasi PKB di Hotel Santika, Selasa (20/5/2008).

Menurut perempuan berjilbab ini tidak ada keraguan pada dirinya untuk menyerah pada keadaan. Dia menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme yang ada.

"Keadaan politik bisa saja berbalik. Nanti lihat ajalah berita lebih lanjut. Kalau Tuhan sudah menyatakan Kun Fayakun pasti jalanlah," tandasnya.

Adanya dua DPW PKB yang ikut maju dalam pemilihan gubernur Jatim membuat KPUD harus memutuskan salah satu partai yang sah untuk maju dalam perebutan kursi Jatim 1.

Setelah melakukan verifikasi ke Depkumham, KPUD Jawa Timur akhirnya mendapatkan pernyataan bahwa PKB Jatim yang sah adalah DPW yang SK-nya ditandatangani oleh Muhaimin Iskandar dan Yenny Wahid. Karena, PKB yang sah dan yang terdaftar di Depkumham adalah dibawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar dan Yenny Wahid.

Dengan adanya keputusan ini, maka KPUD memutuskan yang berhak maju dalam pelgub Jatim 16 Juni 2008 mendatang adalah PKB Jatim Kubu Gus Dur dibawah kepemimpinan Hasan Aminuddin yang mengusung calon gubernur Achmady dan Suhartono.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(wln/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%