Detik.com News
Detik.com
Selasa, 20/05/2008 18:19 WIB

Pilgub Jatim

Samiatun Maju Terus Pantang Mundur

Irawulan - detikNews
Surabaya - Meski KPUD Jatim menetapkan PKB kubu Gus Dur sebagai partai yang sah untuk maju dalam pilgub, Samiatun, calon gubernur Jawa Timur yang diusung PKB kubu Muhaimin Iskandar bersikukuh tetap maju dalam perebutan kursi Jatim I.

"Maju terus pantang mundur," kata Syamiatun Cagub PKB saat ditemui di sela-sela Rapat Konsilidasi PKB di Hotel Santika, Selasa (20/5/2008).

Menurut perempuan berjilbab ini tidak ada keraguan pada dirinya untuk menyerah pada keadaan. Dia menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme yang ada.

"Keadaan politik bisa saja berbalik. Nanti lihat ajalah berita lebih lanjut. Kalau Tuhan sudah menyatakan Kun Fayakun pasti jalanlah," tandasnya.

Adanya dua DPW PKB yang ikut maju dalam pemilihan gubernur Jatim membuat KPUD harus memutuskan salah satu partai yang sah untuk maju dalam perebutan kursi Jatim 1.

Setelah melakukan verifikasi ke Depkumham, KPUD Jawa Timur akhirnya mendapatkan pernyataan bahwa PKB Jatim yang sah adalah DPW yang SK-nya ditandatangani oleh Muhaimin Iskandar dan Yenny Wahid. Karena, PKB yang sah dan yang terdaftar di Depkumham adalah dibawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar dan Yenny Wahid.

Dengan adanya keputusan ini, maka KPUD memutuskan yang berhak maju dalam pelgub Jatim 16 Juni 2008 mendatang adalah PKB Jatim Kubu Gus Dur dibawah kepemimpinan Hasan Aminuddin yang mengusung calon gubernur Achmady dan Suhartono.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(wln/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%