detikcom
Minggu, 11/05/2008 13:51 WIB

Perahu Tradisional Indonesia Jelajahi Dunia

Iwan Ari - detikNews
Halaman 1 dari 2
Surabaya - Kekayaan maritim Indonesia kembali mendapat pengakuan dunia. Panitia Gyeonggi Marine Festival secara khusus mengundang Indonesia ikut serta dalam KOREA INTERNATIONAL BOAT SHOW 2008.

Acara ini akan diselenggarakan di Jeongok Marina, Hwaseong City Korea Selatan pada tanggal 11 sampai 15 Juni 2008 mendatang.

Dalam festival ini bukan teknologi perkapalan modern Indonesia yang diminta untuk dipamerkan, melainkan kekayaan perahu tradisional tanah air. Untuk itu, Komunitas Pencinta Kapal Tradisional (KPKT) mengikutsertakan salah satu perahu tradisional Indonesia bernama "LOLOPE".

Lolope biasanya digunakan sebagai perahu penangkap ikan para nelayan di kawasan pesisir Tuban Jawa Timur hingga Rembang Jawa Tengah. Dengan panjang 7,3 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi 0,7 meter.

Meskipun ukurannya kecil, namun perahu ini sangat istimewa karena seluruh bahannya dibuat dari kayu jati yang berasal dari daerah Tuban dan Rembang yang sudah terkenal kualitasnya. Di seluruh dunia belum ada kapal seukuran ini yang dibuat murni dari kayu jati. Umumnya perahu seukuran ini terbuat dari plywood atau fiber dan dimanfaatkan untuk bersantai atau memancing di laut yang tidak terlalu dalam.

"LOLOPE" yang akan dipamerkan di KOREA INTERNATIONAL BOAT SHOW 2008 juga memiliki keistimewaan lain berupa ornamen ukiran khas Majapahit di beberapa bagiannya.

Undangan Korea ini bukan tanpa alasan. Keunikan kapal yang "full" dibuat dari kayu jati berkualitas dan cara pembuatannya yang masih dilakukan secara tradisional, menjadi dua alasan paling penting. Dua alasan itu pula yang dianggap mewakili
orisinalitas "LOLOPE" sebagai perahu tradisional yang masih bertahan ditengah beragamnya kapal-kapal modern berteknologi canggih.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%