detikcom
Kamis, 13/03/2008 21:07 WIB

Ketika Devi Kecanduan Ngeseks di Dolly

Zainal Effendi - detikNews
Surabaya - Akibat seringnya 'jajan' di lokalisasi Dolly, Devi Saputra (32) warga Medan harus mendekam di tahanan Polsek Wonokromo Surabaya. Dia ditangkap karena mencuri timbal timbangan yang terbuat dari kuningan di Pasar Wonokromo.

Penangkapan pria yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap ini berawal ketika Harun Purnomo pedagang toko kelontong kebingungan mencari timbal miliknya yang berbobot 1 kilogram.

Tersangka ditangkap setelah korban teringat bahwa sebelum ada pembeli kedua, tersangka datang ke tokonya untuk menanyakan harga beras.

"Dia yang berpura-pura sebagai pembeli," ujar Kapolsek AKP Nuriyadi kepada wartawan di Mapolsek Wonokromo Jalan Joyoboyo Surabaya, Kamis (13/3/2008).

Nuriyadi mengatakan alasan tersangka mencuri timbal untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. "Timbal itu sudah dijual seharga Rp 5 ribu," katanya.

Sementara itu, tersangka Devi mengaku hasil penjualan timbal itu digunakan untuk kebutuhan makan. "Juga untuk tambahan biaya ke Dolly. Saya tak betah kalau tidak 'main' di sana," akunya sambil tersipu malu.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gik/gik)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
62%
Kontra
38%