Kamis, 31/01/2008 16:50 WIB

Selingkuh dengan Satpam, PNS Kediri Digerebek

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Surabaya - Witing Trisno Jalaran Soko Kulino. Hal inilah yang dialami oleh pasangan selingkuh, Sri Sugiati (48) PNS Pemkab Kediri dan Sudartono (43) satpam pertokoan di Karimun Jawa.

"Mereka digerebek saat berbuat mesum di sebuah gerobak di depan pertokoan tersebut," ujar Kanit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA), AKP Sry Andryany, kepada wartawan di Mapolwiltabes Jalan Sikatan, Kamis (31/1/2008).

Cerita pasangan selingkuh itu berawal, saat keduanya bertemu setahun lalu di bus yang membawa mereka ke Kediri. Saat itu, Sudartono yang asli Kediri namun tinggal di Banyuwangi sedang pulang ke kampungnya.

Saat berkenalan itulah keduanya bertukar kartu nama dan telepon. Sejak saat itu keduanya sering berkomunikasi melalui udara. Dari seringnya mereka berkomunikasi.

Dari hanya hubungan komunikasi, hubungan mereka berlanjut ke hubungan fisik. Keterusan, hubungan itu berlanjut ke hubungan intim layaknya suami istri. Padahal mereka sudah sama-sama berkeluarga. Sudarto sudah mempunyai 3 anak sedangkan Sri memiliki 2 anak.

Sementara ihwal perselingkuhan itu terbongkar berawal dari kecurigaan istri Sudartono, MY (40). Selama ini MY merasa suaminya sudah tidak menyayanginya lagi. Itu dibuktikan dengan makin jarangnya Sudarto pulang ke rumahnya di Banyuwangi.

Setelah bertanya ke sana kemari, MY mengetahui jika suaminya kini sudah mempunya WIL. Penasaran, MY pun pergi ke Surabaya untuk membuktikannya sendiri. Setelah tahu kebejatan suaminya, mulailah MY menyusun rencana untuk menangkap basah suami dan selingkuhannya.

Ketika tahu bahwa malam kemarin suami dan selingkuhannya akan saling bertemu untuk melepaskan kangen, MY pun melapor ke polisi. Polisi yang menerima laporan itu pun merencanakan menggerebek pasangan mesum itu.

Benar saja, kedua pasangan yang tengah melepaskan kangen di sebuah gerobak yang tak terpakai itu kaget setengah mati saat polisi menggerebeknya. Dengan malu-malu mereka segera mengenakan pakaiannya sebelum digelandang ke kantor polisi.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(iwd/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%