detikcom
Jumat, 25/01/2008 10:59 WIB

Semen Gresik Luncurkan Kemasan Baru

Budi Hartadi - detikNews
Surabaya - Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil, secara simbolis meluncurkan kantong kemasan baru Semen Gresik. Kemasan baru ini diharapkan bisa memberi informasi bagi masyarakat tentang jenis semen serta penggunaan yang benar.

Dengan didampingi jajaran Direksi SGG dan pemilik Rajawali Group, Peter Sondakh, Meneg BUMN meresmikan peluncuran kemasan baru di Gedung PPS PT Semen Gresik (Persero), seusai membuka rapat kerja Semen Gresik Group (SGG), Jumat (25/1/2008) .

Perubahan tampilan ini terkesan lebih informatif sekaligus sebagai penyempurnaan kemasan lama. Semuanya diwujudkan dengan dengan penambahan tulisan Semen Gresik di sisi depan, belakang dan atas bawah zak, juga terdapat penambahan penjelasan tentang kualitas dan keunggulan semen OPC (tipe 1) dan PPC di sisi depan dan belakang serta tulisan "Top Brand 2007".

Dalam rilis yang diterima detiksurabaya.com, Direktur Utama, Dwi Soetjipto mengatakan, tujuan redesign kemasan SG tersebut, untuk meningkatkan brandawareness terhadap produk, diantaranya memberikan kemudahaan informasi tentang jenis semen yang diproduksi SG, keunggulan dan penggunaannya secara benar.

Semen OPC (tipe 1) ukuran 50 kg adalah semen yang sudah terbukti kekuatannya dan sangat ideal untuk membangun rumah, jembatan, jalan raya, landasan bandar udara, pembuatan beton pracetak dan industri beton lainnya, PPC ukuran 40 kg adalah semen yang digunakan untuk bangunan umum seperti rumah, jembatan, jalan raya, landasan bandar udara dan industri produk bangunan.

Bahkan, semen PPC juga baik digunakan untuk bangunan yang memerlukan panas hidrasi rendah serta ketahanan sulfat dan garam, seperti dermaga, bangunan irigasi, bendungan dan bangunan tepi pantai.

Untuk sementara, peredaran kemasan baru ini diluncurkan di daerah pasar SG di Jawa Timur, secara bertahap akan diluncur ke seluruh pasar SG di Indonesia. Semen Gresik secara konsisten focus pada peningkatan profitabilitas dengan mempertahankan posisi kepemimpinan di industri semen sebesar 45% market share. Secara komulatif produk SGG tahun 2007 mencapa1 16,7 juta ton atau 103 % dari rencana.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
50%
Kontra
50%