Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 10/11/2007 12:32 WIB

Gerak Jalan Mojokerto-Surabaya Peringati Hari Pahlawan

Fatichatun Nadhiroh - detikNews
Surabaya - Pelaksanaan gerak jalan perjuangan tradisional Mojokerto-Surabaya dalam rangka memperingati Hari Pahlawan semakin dekat. Gerak jalan yang berjarak 55 Km tersebut akan digelar pada 17 November mendatang. "Kurang satu minggu lagi, jadi pendaftaran tetap akan dibuka hingga hari H, di kantor Dispora Jatim Surabaya atau di Dinas Pendidikan kota Mojokerto," kata Kepala Dinas kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Jatim Dr Edi Purwinarto, Sabtu (10/11/2007). Gerak jalan yang memperebutkan hadiah total Rp 79,5 juta dimulai pukul 19.00 WIB start dari alun-alun Mojokerto. Dia menambahkan, peserta yang mendaftar hingga saat ini yakni, perorangan sekitar 1.652 orang, beregu untuk umum berjumlah 277 regu dan TNI Polri 1 regu. Diharapkan, pendaftar hingga hari yang telah ditentukan bisa mencapai lebih dari 400 bagi beregu dan 2 ribu bagi perorangan. Gerak jalan perjuangan ini sendiri melewati rute Jalan Majapahit, Jalan Bhayangkara, Jalan Gajah Mada, Jalan Raya Ajinomoto, Jalan Krian, Jalan Sepanjang, Jalan Karang Pilang, Jalan Gunungsari, Terminal Joyoboyo, Kebun Binatang Surabaya, Jalan Diponegoro, Jalan Pasar Kembang, Jalan Kedungdoro, Jalan Blauran, Jalan Bubutan, Jalan Pahlawan, Jalan Kebon Rojo dan berakhir di Tugu Pahlawan.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%