Detik.com News
Detik.com

Rabu, 24/10/2007 11:16 WIB

Kedatangan SBY ke Kediri dan Mitos Lengser 3 Presiden

Samsul Hadi - detikNews
Kediri - Kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Kediri, yang dijadwalkan pada hari ini, memantik banyak pendapat masyarakat. Sebagian besar warga Kediri berpendapat kedatangan SBY ke Kediri, merupakan keberanian yang jarang dimiliki oleh presiden-presiden sebelumnya. Hal ini tak lepas adanya mitos, bahwa Kediri adalah kota angker bagi kunjungan presiden. Keangkeran Kediri bagi kunjungan presiden terbukti dengan lengsernya beberapa Presiden RI setelah melakukan kunjungan kerja ke Kediri, antara lain Soekarno, BJ Habibie dan Gus Dur. Usai melakukan kunjungan, tak lama kemudian, 3 presiden tersebut benar-benar lengser dari jabatannya. Keangkeran Kediri bagi kunjungan presiden juga "diakui" mantan Presiden Soeharto yang selama 32 tahun, tak sekalipun berani datang ke Kediri. Sunardi (57), warga Desa Segaran Kecamatan Wates menyangsikan, apakah SBY akan benar-benar datang ke Kediri atau hanya berkunjung ke Blitar, yang juga sedang digunakan sebagai tempat pengungsian. "Kita lihat saja nanti, apakah SBY benar-benar datang atau hanya ke Blitar," kata Sunardi saat ngobrol santai dengan detiksurabaya.com, Rabu (24/10/2007). Bahkan seorang Sulaiman Lubis, yang seorang wakil bupati juga mempercayai adanya mitos keangkeran Kediri bagi kunjungan presiden. "Saya yakin pasti SBY batal berkunjung ke Kediri," kata Sulaiman Lubis beberapa saat lalu. Berdasarkan catatan, 3 hari seusai melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Presiden Abdurrahman Wahid lengser dari jabatannya. Sedangkan Presiden BJ Habibie, lengser setelah tak lebih dari 3 bulan datang ke Kediri. Nah, apakah SBY juga akan lengser seusai melakukan kunjungan ke Kediri, kita patut menunggunya. Dan tentunya, hanya bagi yang percaya dengan mitos ini.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mar/mar)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%