Detik.com News
Detik.com

Senin, 22/10/2007 16:27 WIB

Selama Lebaran 25 Orang di Jember Tewas

Ryma S - detikNews
Jember - Lebaran tahun ini, di Kabupaten Jember terjadi 59 kasus kecelakaan lalu lintas dan menewaskan 25 orang. Sebagian besar pengendara sepeda motor. Selain korban tewas cukup banyak, 11 orang menderita luka berat dan 85 orang luka ringan. Jumlah korban tersebut naik dari tahun kemarin yang hanya 10 kasus dengan korban jiwa 10 orang, 2 orang luka berat dan tiga orang luka ringan. Menurut Kasat Lantas Polres Jember AKP I Made Agus Prasetya, sebagian besar korban adalah pengendara kendaraan bermotor roda dua. "80 persen korban adalah pengendara sepeda motor. Kecelakaan terjadi karena kekuranghati-hatian," kata Made kepada wartawan, Senin (22/10/2007). Untuk jumlah korban tewas sebagian besar terjadi di Kecamatan Bangsalsari, Silo dan Kecamatan Ambulu. "Faktor kecelakaan di Bangsalsari dan Silo karena para pengendara tidak hati-hati ketika akan menyalip atau saat membelok, sedangkan di Kecamatan Ambulu. Dan mereka tidak memakai helm, sebagian besar itu," lanjut Made. Tiga jalur tersebut memang merupakan jalur dan titik rawan kecelakaan di Kabupaten Jember. Jalan Raya Bangsalsari merupakan jalan lurus sehingga pengendara lebih sering memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Sedangkan di Silo merupakan jalur berkelok. Sementara di Kecamatan Ambulu terdapat dua obyek wisata yang pada saat lebaran dipadati pengunjung. Pada lebaran kemarin lalulintasnyan cukup padat. Kecelakaan terbanyak terjadi pada hari libur lebaran lalu.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gik/gik)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%