detikcom
Senin, 01/10/2007 14:47 WIB

Pemkot Prihatin, Surabaya Sepi Bendera Merah Putih

Steven Lenakoly - detikNews
Surabaya - Banyaknya masyarakat yang tidak mengibarkan bendera merah putih, membuat Pemkot Surabaya prihatin dan menyayangkan sikap warganya. Seharusnya masyarakat ikut memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan cara mengibarkan bendera. "Kami sangat menyayangkan jika masih banyak warga yang belum mengibarkan bendera satu tiang pada hari ini," kata Asisten I Pemkot Surabaya, BF Sutadi saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (1/10/2007). Sutadi mengaku, banyaknya masyarakat yang belum mengibarkan bendera dimungkinkan imbauan dari walikota tidak sampai pada masyarakat. Namun bila ditemukan hotel atau pertokoan yang juga tidak mengibarkan bendera, itu berarti tidak mentaati himbauan tersebut. "Hingga saat ini saya belum mengetahui secara detail tempat mana saja yang tidak memasang bendera," jelasnya. Sutadi menambahkan, dalam imbauan tersebut tidak ada sangsi kepada masyarakat yang tidak mengibarkan bendera. Meskipun tidak ada sangsi, seharusnya masyarakat itu memperingati Hari Kesaktian Pancasila, dengan mengibarkan bendera. Sebelumnya, berdasarkan pengamatan detiksurabaya.com, dari jalan Gubernur Suryo, Raya Darmo, Wonokromo, Ahmad Yani, Wonocolo, Siwalankerto, Jemursari, Panjang Jiwo, Ngagel, Gubeng dan Kertajaya hampir seluruhnya tidak ada yang memasang bendera merah putih, tepat hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%