detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 20:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 30/08/2007 14:52 WIB

Kapal Latih Baruna Dibobol Maling Saat Sandar

Irwan Yulianto - detikNews
Situbondo - Sejumlah perangkat kapal latih milik Pemkab Situbondo, Jatim, dijarah pencuri. Padahal, kapal tersebut diserahterimakan dari kontraktor. Kerugian yang timbul akibat aksi pembobolan kapal latih senilai Rp 1 miliar lebih tersebut mencapai Rp 50 juta. Selain perangkat navigasi kapal, beberapa barang yang dijarah dari kapal latih Baruna itu adalah perlengkapan tidur anak buah kapal, sebuah mesin cold storage, perangkat penyelamat dan beberapa barang meja tulis kantor di dalamnya. "Tentu saja hal ini kita permasalahkan dan akan kita usut. Apalagi hingga saat ini status kapal ini masih belum diserahterimakan kepada pemkab dari pihak ketiga, yakni PT Marulin Maju Utama," jelas Ketua Komisi B DPRD Situbondo, Zainurrachman, kepada detiksurabaya.com saat melakukan sidak ke Pelabuhan Kalbut, Kamis (30/8/2007). Zainurrachman melihat, ada keganjilan pada raibnya peralatan navigasi dan beberapa perlengkapan kapal latih Baruna itu. Selain, tidak banyak ditemukan adanya kerusakan bekas pembobolan, ternyata kunci pintu masuk ke kabin kapal ada di tangan seorang nelayan Kalbut. "Ada yang ganjil. Anda tadi lihat sendiri kan, bagaimana barang-barang yang ada di dalam kapal itu bisa raib sementara untuk masuk ke dalam kabinnya saja dibutuhkan anak kunci yang ternyata dititipkan pada nelayan Kalbut. Aneh memang," timpal KH Mawardi S, seorang anggota Komisi B yang ikut sidak ke atas geladak kapal itu. Atas raibnya perangkat navigasi kapal latih yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Situbondo tersebut, Dinas Perikalanan dan Kelautan Pemkab Situbondo telah melaporkannya ke Polsek Mangaran. Meski belum ada yang ditahan, namun belasan nelayan Kalbut pun diperiksa oleh polisi. "Beruntung beberapa perangkat kapal yang harganya cukup mahal seperti mesin dan alat penunjuk dan pencari sasaran (GPS) berhasil kita temukan dan dikembalikan oleh nelayan," jelas, Ir Wiwiek Sri Handayani, ketua pelaksana Proyek Pengadaan Kapal Latih Baruna pada Dinas Perikanan dan Kelautan.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mar/mar)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close