detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 23:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 06/08/2007 15:47 WIB

Gunung Semeru Meletup

Fatichatun Nadhiroh - detikNews
Surabaya - Lagi-lagi Gunung Semeru meletup. Fenomena ini terjadi sekitar pukul 09.01 WIB Senin (6/8/2007), Gunung Semeru mengeluarkan letusan disertai hawa panas. Setiap hari Gunung Semeru selalu meletus tiap 15 hingga 30 menit, namun letupan hari ini baru muncul setelah 40 menit. "Mungkin karena belum meletus dalam 30 menit, akhirnya terjadi letusan dan tadi terdengar agak besar," kata Pengawas Pos Gunung Sawur, Parno saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (6/8/2007). Meski meletus dalam simpangan gelombang atau tekanan gelombang 33 milimeter, namun tidak mengganggu aktivitas para penduduk. Hanya saja, dihimbau bagi para pendaki dan penduduk di sekitar yang bertempat tinggal dekat sungai agar waspada. Namun sayang, secara visual aktivitas Gunung Semeru tidak bisa dilihat. Sebab sudah 3 hari ini tertutup kabut dan kondisi selalu mendung. "Biasanya, tiap letusan selalu disertai hujan abu atau pasir tapi hanya suara saja. Meski begitu getaran ini tergolong kecil, malah masyarakat tidak bisa merasakan letusan tadi," tambahnya. Dia menambahkan, aktivitas letusan yang terjadi merupakan ciri khas aktivitas Gunung Semeru sehari-hari dan tidak membahayakan masyarakat sekitarnya. Sementara itu, Kepala Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Joko Prihatno membenarkan terjadinya letusan gunung tersebut. "Dari informasi 50 pendaki yang sudah turun, letusan itu tidak mengganggu. Bahkan para pendaki bisa turun dalam kondisi sehat dan selamat," tambahnya. Menurutnya, saat ini status gunung Semeru tetap diwaspadai, meski tidak ada pelarangan untuk mendaki. Bahkan pihaknya sedang mempersiapkan panitia menyambut upacara Hari Kemerdekaan RI.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fat/mar)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
87%
Kontra
13%