detikcom

Senin, 11/06/2007 17:50 WIB

Dihamili 8 Bulan, Putri Ditinggal Lari Pacarnya

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Surabaya - Janji-janji manis ternyata tidak selamanya indah, kalau diingkari celaka lah namanya. Inilah yang dialami Putri (17), bukan nama sebenarnya yang karena terlalu percaya terhadap Hendri (23), asal Ploso Bogen, kini hamil 8 bulan dan Hendri lepas tanggung jawab begitu saja. "Tersangka dilaporkan oleh orangtua korban karena lepas tanggung jawab terhadap kehamilan korban yang sudah berumur 8 bulan," ujar Kapolsekta Tambaksari, AKP Khoirul Anam, kepada wartawan di Mapolsekta, Senin (11/6/2007). Kejadian suka sama suka yang berakhir dengan bencana itu berawal ketika keluarga korban mengontrak rumah tersangka. Kebetulan rumah itu berhimpitan depan dan belakang sehingga korban dan tersangka selalu bertemu hampir setiap hari. Berawal dari kenalan, korban dan tersangka akhirnya menjadi akrab. Hubungan itu lantas menjadi lebih jauh menjadi hubungan terlarang yang seharusnya hanya dilakukan oleh suami istri. Menurut penjelasan Khoirul, hubungan itu dilakukan di rumah korban ataupun di hotel. "Hubungan pertama dilakukan tersangka terhadap korban dengan iming-iming uang. Korban yang percaya ho oh ho oh saja menerima ajakan tersangka," tambah Khoirul Pada awalnya korban percaya tersangka akan bertanggung jawab bila terjadi apa-apa. Namun khayalan itu menjadi sirna ketika tersangka sulit ditemui sewaktu korban mengabarkan dirinya positif hamil. Hingga kini, tersangka masih mendekam di sel tahanan Mapolsekta Tambaksari.

Siapa sangka, ada profesi sebagai pencicip minuman keras oplosan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(iwd/mar)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
70%
Kontra
30%