detikcom
Kamis, 17/05/2007 11:47 WIB

Diguyur Hujan, Pengunjung Taman Prestasi Semburat

Zainal Effendi - detikNews
Surabaya - Suasana liburan di Surabaya sedikit terganggu dengan turunnya hujan di sebagian kota. Orangtua dan anak-anak yang sedang bermain di Taman Prestasi pun semburat mencari tempat berteduh. Sejak Kamis (17/5/2007) pagi, taman bermain yang berada di Jalan Ketabang sudah dipadati warga kota yang ingin berlibur bersama buah hatinya. Di tempat wisata gratis yang berada di pusat kota ini menjadi idola karena fasilitas bermainnya cukup lengkap. Selain bisa menikmati keliling taman dengan menunggang kuda, masyarakat juga bisa mencoba pesawat tempur peninggalan jaman perang yang dipajang di tempat tersebut. "Untung saja hujannya tidak lama. Kasihan anak-anak yang sudah terlanjur senang-senang," canda Budi (30) sambil berteduh di Pos Taman Prestasi, Kamis (17/5/2007). Dari pantauan detiksurabaya.com hingga pukul 11.00 hujan gerimis juga mengguyur Jl Basuki Rahmat, Tunjungan, Pemuda dan Jalan Prof Dr Moestopo. Berbeda dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Lokasi wisata ini aman dari gangguan hujan. Awal liburan panjang ini, jumlah pengunjung KBS melonjak drastis dibanding hari biasanya. "Kurang lebih hingga siang ini 4 ribu orang dan kita perkirakan sore nanti akan mencapai 7 ribu pengunjung," kata Humas KBS Agus Supangkat ketika dihubungi detiksurabaya.com.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(ze/gik)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%