Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 17/05/2014 08:37 WIB

Poros Ketiga Terbentuk! Golkar-Demokrat Sepakat Usung Ical-Pramono Edhie

Zulfi Suhendra - detikNews
Poros Ketiga Terbentuk! Golkar-Demokrat Sepakat Usung Ical-Pramono Edhie
Jakarta - Teka-teki arah koalisi Partai Golkar dan Partai Demokrat akhirnya terpecahkan. Sehari jelang dibukanya pendaftaran pasangan capres-cawapres di KPU, Partai Golkar dan Partai Demokrat mencapai kesepakatan membentuk poros koalisi ke tiga dengan mengusung pasangan Aburizal Bakrie-Pramono Edhie Wibowo.

"Tadi malam jam 11, telah terjadi kesepakatan koalisi Golkar dengan Demokrat, dan akan mengusung ARB dan Pramono Edhie," ujar salah satu anggota Tim 6 kepada detikcom, Sabtu (17/5/2014).

Dia mengatakan, kesepakatan dicapai setelah tim dari kedua parpol menggelar rapat maraton selama 3 hari berturut-turut di kediamannya. Tim 6 terdiri 3 orang perwakilan Partai Golkar dan 3 orang perwakilan Partai Demokrat. Mereka adalah MS Hidayat, Agung Laksono dan Idrus Marham. Sementara dari Demokrat adalah Syarif Hasan, Jero Wacik dan Ibas.

"Itu 3 malam, dan sekarang ini tinggal mandat ke ketum masing-masing, dan kemudian dilaporkan di rapimnas masing-masing yang kebetulan akan dilakukan pada waktu bersamaan yaitu besok pagi (hari ini). Jadi kalau tidak ada apa-apa, poros ketiga ini akan dilead oleh Golkar dan Demokrat, dan kemungkinan Hanura," jelasnya.

"Jadi sekarang tim ini masih harus melapor kan ke timnya masing-masing," tutupnya.

Selama dua hari ini, kedua parpol memang menggelar rapimnas bersamaan. Dalam rapimnas itu, memang diagendakan penentuan sikap politik jelang pilpres. Dengan dibentuknya poros ke tiga, maka capres yang akan melenggang ke arena pilpres adalah Jokowi, Prabowo, dan Ical. Sampai saat ini, tinggal Jokowi dan Prabowo yang belum mendeklarasikan cawapresnya.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rmd/rni)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%