Detik.com News
Detik.com
Rabu, 14/05/2014 23:02 WIB

Umat Buddha Tak Sangka Jokowi Hadir di Candi Sewu

Bagus Kurniawan - detikNews
Umat Buddha Tak Sangka Jokowi Hadir di Candi Sewu
Yogyakarta - Ribuan umat Budha yang menghadiri prosesi Tri Suci Waisak 2558 BE/2014 di pelataran Candi Sewu kompleks Candi Prambanan tidak menyangka Joko Widodo atau Jokowi menghadiri perayaan Waisak. Bahkan para bhikkhu dan pemuka agama Buddha dari Majelis Buddhayana Indonesia dari Sangha Agung Indonesia (SAGIN) tidak mengetahui bila Jokowi akan hadir.

Umat Buddha pun menyambut kedatangan Jokowi dengan bertepuk tangan dan membalas salam "Nammo Budaya" saat Jokowi mengawali pidato sambutannya.

"Saya mendengar kabar Pak Jokowi akan datang ke sini sekitar pukul 19.30 WIB dari beberapa orang panitia tapi saat itu belum yakin," ungkap Ketua Umum SAGIN, Bhikkhu Nyanasuryanadi Mahathera kepada wartawan disela-sela perayaan Waisak yang digelar Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) dari Sangha Agung Indonesia (SAGIN) di pelataran Candi Sewu kompleks Candi Prambanan, Rabu (14/5/2014).

Dia baru yakin setelah perayaan Waisak usai sekitar pukul 21.00 WIB, rombongan Jokowi tiba di lokasi. Jokowi sempat berbincang-bincang dengan sejumlah pemuka agama Buddha termasuk dirinya dan panitia.

"Saya hanya ngobrol sebentar terutama mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara ke depan. Pak Jokowi juga mau mendengar dan meminta masukan dari kami umat Buddha," katanya.

Bhikkhu Nyana kemudian mengutip beberapa isi pidato dalam perayaan Waisak yang disampaikan kepada ribuan umat Buddha. Salah satunya adalah soal kepemimpinan yang sejak dulu sudah ada terutama zaman Buddha Gautama.

"Kalau dulu negara itu kan seperti kerajaan, ada raja, menteri dan seterusnya hingga rakyat. Kalau pemimpin dari atas itu baik dan bisa ditiru maka ke bawahnya juga akan baik," ungkap Bhikkhu Nyana yang juga menjadi pengajar di Sekolah Tinggi Agama Buddha Smaratungga Boyolali itu.

Di tempat itu, Jokowi hadir sekitar 30 menit dan sempat menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan lakon Suttasoma. Pagelaran wayang kulit ini baru akan berakhir sekitar pukul 24.00 WIB. Setelah itu umat Buddha akan mengikuti prosesi detik-detik Waisak yang jatuh pada hari Kamis (15/5/2014) pukul 02.15.37 WIB.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bgs/jor)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%