detikcom
Rabu, 16/04/2014 21:15 WIB

Polisi: Masa Lalu Kelam Diduga Penyebab Tjandra jadi Pedofilia

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Polisi memeriksa kondisi psikologis Tjandra Adi Gunawan (31), pelaku pedofilia yang ditangkap di Surabaya akhir Maret lalu. Dari hasil pemeriksaan, masa lalu kelam lulusan sekolah kedokteran gigi Unair ini menjadi penyebab Tjandra melakukan penyimpangan seksual.

"Masa lalu pelaku menyebabkan tersangka tidak bisa mengendalikan emosi, bersikap introvert dan merasa inverior. Serta mencari kompensasinya di dunia maya, dimana tersangka bisa mendapatkan superioritas dan impulsive behaviour yang tidak diperolehnya di dunia nyata," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dir Tipid Eksus) Brigjen Arief Sulistyanto, di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (16/4/2014).

Meski demikian, dari hasil pemeriksaan psikologis tersebut dinyatakan bila tersangka Tjandra yang juga seorang manager di perusahaan swasta mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Tersangka mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Arief.

Selain itu, akibat dari perbuatan tersangka enam korban yang berada di lingkungan sekolah yang sama merasa depresi, malu serta tidak mau sekolah.

Dari enam korban yang teridentifikasi, hanya dua korban yang mau diperiksa dalam kasus ini. "Kalau ini tidak dilaporkan bagai api dalam sekam, tidak diketahui tapi banyak," ujar Arief.

Polisi menangkap Tjandra 24 Maret lalu karena dugaan praktik pedofilia setelah menerima laporan adanya korban yang diperdaya melalui jejaring sosial. Korban diminta berfoto dengan pose telanjang bahkan masturbasi.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(ahy/vid)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%