Detik.com News
Detik.com
Rabu, 16/04/2014 20:31 WIB

AM Fatwa Puncaki Perolehan Suara di DPD DKI Jakarta

Ropesta Sitorus - detikNews
AM Fatwa Puncaki Perolehan Suara di DPD DKI Jakarta
Jakarta - AM Fatwa menduduki posisi puncak Pemilihan Umum DPD Wilayah DKI Jakarta. Hasil penghitungan sementara, perolehan suara Fatwa ada di posisi puncak, disusul Fahira Idris dan Dailami Firdaus.

"Untuk sementara ini dia (AM Fatwa) mengalahkan 34 caleg DPD DKI lainnya. Dia masih memimpin jumlah perolehan suara dalam Pileg 9 April lalu," kata salah satu petugas pemantau posko bersama pemilu 2014 di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (16/4).

Berdasarkan data yang masuk pada Selasa (15/4), mantan Wakil Ketua MPR itu duduk di peringkat pertama calon legislatif DPD yang mengumpulkan suara terbanyak dengan perolehan 172.875 suara dari total jumlah suara yang masuk yaitu 1.340.514 suara.

Di bawah AM Fatwa, disusul putri sulung mantan menteri dan politisi senior Partai Golkar, Fahmi Idris, Fahira Idris, dengan perolehan suara 170.041 suara. Di urutan ketiga

Sementara itu posisi ketiga diraih oleh akademisi dari Universitas Islam As'Syafi'iyah Dailami Firdaus dengan perolehan 137.960 suara. Di posisi empat teratas ada anggota DPRD periode 2009-2014 dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Abdul Azis Khafia, dengan perolehan suara sebesar 113.387 suara.

Terpisah ketua KPUD DKI Jakarta Sumarno mengatakan belum bisa memberikan pernyataan terkait posisi perolehan suara Pileg 9 April lalu. "Kalau ke KPUD belum masuk ada satupun karena penghitungan suara berjenjang sekarang baru di tahap kecamatan. Nanti 22-24 rekap provinsi, baru kita bisa dapat gambaran perolehan suara dari dari 17.045 TPS seluruh Jakarta," katanya ketika dihubungi.

Data KPUD DKI Jakarta, di ibu kota terdapat 7.024.669 pemilih yang terbagi atas 3.558.567 laki-laki dan 3.466.012 perempuan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ros/vid)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%