Rabu, 16/04/2014 17:51 WIB

Ibu Ani Cerita Soal Cucunya Aira yang Alami Gangguan Telinga

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Ibu Negara Ani Yudhoyono bercerita soal kondisi kesehatan cucunya Almira Tungga Dewi Yudhoyono atau akrab disapa Aira. Aira sempat mengalami gangguan kesehatan di telinganya.

"Ketika cucu saya tinggal bersama ayahnya di AS, terpantau oleh dokter di sana di belakang gendang telinganya ada genangan air. Sehingga dia tidak bisa mendengarkan suara dengan baik, seperti seolah-olah terendam," tutur Ibu Ani dalam sambutannya di acara Perayaan Hari Peduli Anak Autisme di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/4/2014).

Menurut dokter yang memeriksanya, Aira harus menjalani operasi. Sebab jika tidak, hal itu akan mempengaruhi proses bicara dan pendengarannya.

"Tak lama setelah itu dipasang ear jug ke dalam telinga termasuk operasi. Jadi cucu saya kemudian bisa berbicara dan mendengar dan baik," imbuhnya.

Ani bersyukur cucu pertamanya bisa kembali normal. Dia juga mengimbau agar tingkat kewaspadaan para orang tua ditingkatkan kembali.

"Tentu saya mengucapkan syukur alhamdulilah karena dengan kewaspadaan yang tinggi kita bisa mengatasi delay speech dan kita bisa mengatasinya. Jadi ini pun yang harus berlaku pada orang tua kita harus mengatasi perkembangan tumbuh kembang anak yang dilahirkannya sehingga kita bisa cepat dan tepat mengatasi masalah yang dialami anak-anak kita," ungkap Ani.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%