detikcom
Senin, 14/04/2014 22:34 WIB

Polwan Se-Asia Akan Gelar Konferensi di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jakarta - Lebih dari seratus polisi wanita (polwan) dari berbagai negara di Asia akan menyambangi Kota Semarang dalam rangka The 2nd Asia regional Women Police Conference di Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) yang tepatnya berada di kawasan komplek Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Ketua Panitia The 2nd Asia regional Women Police Conference, Brigjen Pol Supartiwi mengatakan acara yang akan digelar tanggal 19 April hingga 24 April 2014 itu bertujuan untuk membangun jaringan internasional antar Polwan di berbagai negara.

"Membangaun jejaring atau network. Tujuannya untuk mendorong Polwan memasuki dunia internasional," kata Supartiwi didampingi Sub Bidang Penmas Humas Polda Jateng, AKBP Kartuti di JCLEC, kawasan Akpol Semarang, Senin (14/4/2014).

Peserta konferensi adalah delegasi anggota The International Association of Women Police (IAWP) di Asia yaitu Bangladesh, Tiongkok, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Srilangka, dan Taiwan. Selain itu ada juga Polwan peninjau yang akan hadir dari sejumlah negara antara lain Nepal, Singapura, Pakistan, Kamboja, Thailand, dan Myanmar.

"Delegasi ada sekitar 120 dari 22 negara. Pembicara dari enam negara," tandasnya.

Rencananya, pawai Polwan berseragam akan mengawali pembukaan konferensi. Pawai akan dilakukan hari Minggu (20/4) di kawasan Simpang Lima Semarang hingga halaman Mapolda Jateng. Kemudian akan dilanjukan dengan city tour ke Klenteng Sam Po Kong, Lawang Sewu, hingga Candi Borobudur pada tanggal 22 April.

Hari berikutnya, Senin (21/4), digelar seminar yang akan dibuka Kapolri Jenderal Pol Sutarman dan dihadiri Menteri Negara Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak serta Presiden IAWP di JCLEC.

Supartiwi menambahkan, dipilihnya JCLEC yang berada di Akpol menjadi lokasi konfrensi kedua setelah Bangladesh pada tahun 2011 lalu karena memiliki venue yang sesuai dengan penyelenggaraan kegiatan berkelas Internasional itu.

"Akpol dipilih karena memiliki 'venue' yang memadai untuk penyelenggaraan kegiatan itu," tandas Polwan yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif JCLEC itu.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(alg/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%