detikcom

Senin, 14/04/2014 09:59 WIB

Tanya KPU

KPU, Bagaimana Persiapan Pilpres Nanti?

Nita Rachmawati - detikNews
Jakarta - Penanya: Tendyhartiawan (tendyhartiawan@gmail.com)

Q: pelaksanaan Pemilihan Umum kali ini penuh dengan carut marut yang menunjukkan ketidaksiapan KPU, terbukti dengan keterlambatan pengiriman logistik, pendataan calon pemilih yang tingkat akurasinya semakin rendah, terakhir semakin banyak calon pemilih yang tidak dapat memberikan suaranya dikarenakan dianggap tidak terdaftar. How come?

A: Terima kasih atas kritikan membangunnya. KPU kali ini mencoba sangat transparan dengan berbagai aktifitas tahapan, mulai dari proses verifikasi parpol, verifikasi caleg, DPT (yang bisa diakses di web KPU), DCT (juga bisa diakses di web) sampai proses logistik dan pemungutan dan penghitungan suara. Tentunya ada dinamika dan hal-hal yang diluar kendali kami. Ini menjadi perbaikan untuk pilpres ke depan termasuk distribusi logistik dan penataan pemilih. Tetapi tentunya peran aktif masyarakat menjadi penting untuk suksesnya pemilu terutama pendataan pemilih.

Komisioner KPU,
Ferry Kurnia Rizkiyansyah


Anda juga punya pertanyaan untuk KPU? Sampaikan pertanyaan Anda di sini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nit/trq)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%