Sabtu, 12/04/2014 00:42 WIB

Kecaman terkeras Paus atas pelecehan seksual

BBCIndonesia.com - detikNews
Paus Fransiskus meminta maaf atas kesesatan pelecehan seksual terhadap anak-anak yang dilakukan oleh sejumlah pastor.

Seperti dikutip oleh Radio Vatikan, ia menggambarkan perbuatan ini sebagai "kerusakan moral yang dilakukan oleh anggota Gereja", dan mengatakan bahwa "sanksi" akan dijatuhkan.

Pernyataan Paus ini dianggap sebagai yang terkeras sejauh ini terkait isu pelecehan seksual.

Bulan lalu Paus Fransiskus membela Gereja Katolik Roma dalam upaya menangani kasus ini, menyusul kritik yang disampaikan PBB.

Tahun lalu Paus membentuk komite untuk membantu korban pelecehan seksual tetapi sebagian Katolik menganggapnya terlalu lambat untuk mengakui parahnya kerusakan moral dan mental yang diakibatkan pastor yang paedofil.

Sanksi

Paus Fransiskus mengatakan ia merasa wajib "meminta maaf secara pribadi atas kerusakan yang telah dilakukan para pastor".

Dalam sebuah wawancara, Paus Fransiskus membela Gereja Katolik dengan mengatakan,"Tidak ada seorang pun yang melakukan lebih (untuk menangani pelecehan seksual). Tetapi Gereja menjadi satu-satunya yang diserang."

Pernyataan itu keluar menyusul laporan PBB yang menuduh Vatikan lebih mengutamakan untuk "mempertahankan reputasi Gereja dan para pelaku pelecehan dibandingkan perlindungan terhadap para korban".

(bbc/bbc)

  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%