detikcom

Jumat, 11/04/2014 14:46 WIB

Cegah Manipulasi, KPU Mulai Publikasi Scan C1 ke Website

M Iqbal - detikNews
Surat suara Pileg 2014.
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum melakukan terobosan untuk menghindari manipulasi suara di TPS, yaitu dengan memindai C1 asli dari seluruh TPS dan menggunggah ke website KPU. C1 adalah rekap perolehan suara peserta pemilu tiap TPS.

"Kami sudah mulai publikasikan scan C1 melalui website KPU. Ini bisa menjadi pegangan jika ada yang mempermasalahkan hasil pemilu di TPS," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Jumat (11/4/2014).

Hadar menjelaskan C1 asli dari tiap TPS itu dipindai dan dibawa ke KPU kab/kota untuk diunggah di website KPU. Proses ini akan berjalan terus menerus karena proses upload tidak serentak, ada yang sudah dan belum.

Dengan begitu, jika ada manipulasi atau perbedaan C1 saat rekap baik di tingkat PPS (kelurahan), PPK (kecamatan), KPU kab/kota hingga KPU Provinsi, bisa dibuktikan dengan C1 yang asli yang dipublikasikan oleh KPU RI.

"Semoga ini juga bisa dilihat oleh masyarakat dan peserta pemilu perkembangan rekapitulasi suara di TPS. Selain dipublikasikan di web KPU, KPU kab/kota juga akan mengirimkan ke kami hasil scan c1 dalam ukuran asli (lebih besar)," ujarnya membeberkan.

Hasil scan C1 dari seluruh TPS itu dapat dilihat melalui www.pemilu2014.kpu.go.id. Hasil scan berupa gambar dengan format JPEG. Website tersebut selain menampilkan C1, nantinya juga menampilkan scan formulir model DA1 (rekap kecamatan) dan DB1 (rekap kabupaten).




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(bal/brn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Belum Dievaluasi, Kurikulum 2013 Disetop Sementara

Mendikbud Anies Baswedan memutuskan untuk menghentikan sementara pelaksanaan Kurikulum 2013. Alasannya, Kurikulum 2013 dilaksanakan di seluruh Indonesia padahal belum dievaluasi kesiapannya. Bila Anda setuju dengan keputusan Mendikbud Anies Baswedan, pilih Pro!
Pro
55%
Kontra
45%