detikcom
Rabu, 09/04/2014 17:33 WIB

Tren Quick Count

Perolehan Suara PKB Dahsyat!

Ahmad Toriq - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - PKB mencatat hasil mengejutkan dalam quick count sementara Pemilu Legislatif 2014. PKB menjadi partai Islam paling top.

Lihat saja, dalam beberapa hasil quick count sementara, perolehan suara PKB bersaing ketat dengan Partai Demokrat. Di quick count Cyrus Network-CSIS, PKB yang meraih 9,5% suara unggul dari Demokrat yang meraih 9,3%. Sementara di quick count LPP RRI, PKB kalah tipis dari Demokrat, 9,6% dengan 9,75%.

Perolehan suara PKB ini naik signifikan dibanding dengan hasil yang mereka raih pada Pemilu 2009. 5 Tahun lalu, PKB hanya meraih 4,94%.

Perolehan suara yang bisa dibilang dahsyat ini merupakan hasil kerja keras PKB mempersiapkan pertarungan di Pemilu 2014. PKB memang melakukan berbagai manuver yang sekarang terbukti ampuh.

Bila kembali disimak, partai yang dipimpin Cak Imin ini jauh-jauh hari sudah mendeklarasikan kandidat capres. Tak hanya satu, PKB menggaet sekaligus tiga kandidat capres. Yang digaet pun bukan nama-nama sembarangan, yaitu Jusuf Kalla, Mahfud MD dan Rhoma Irama. Nama terakhir menjadi magnet yang menyedot massa di berbagai kampanye PKB.

PKB selalu menggaung-gaungkan tiga kandidat capresnya ini. Jusuf Kalla yang merupakan kader Golkar bahkan sudah serasa dimiliki oleh PKB, dengan ditawar-tawarkan sebagai cawapres bagi capres PDIP Jokowi.

Bukan itu saja, PKB juga melakukan perekrutan yang diyakini berdampak sangat positif. Rusdi Kirana yang saat itu masih menjadi CEO Lion Air berhasil digaet.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%