detikcom

Rabu, 09/04/2014 14:30 WIB

Penembakan di Perbatasan RI-PGN, Menko Polhukam: Tidak Terkait Pemilu

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Kelompok bersenjata menyerang pos TNI/Polri di wilayah perbatasan RI-PNG (Papua Nugini), tepatnya di Wutung, Kota Jayapura. Menko Polhukam Djoko Suyanto memastikan penembakan itu tidak terkait Pemilu Legislatif (Pileg).

"Enggak, tidak ada kaitannya dengan pemilu. Itu gerombolan biasa, orang yang kabur ke perbatasan saat dikejar aparat dan sudah diindentifikasi," ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto di TPS 06, Cikeas, Jabar, Rabu (9/4/2014).

Sebelumnya Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Arh Rikas Hidayadatullah, memperkirakan, kelompok yang dipimpin Matius Wenda tersebut beraksi sejak Sabtu 5 April 2014 lalu. Sekitar pukul 06.30 Wit, Rabu (9/4), mereka beraksi lagi.

"Terdengar tembakan sebanyak 3 kali dari arah titik nol batas negara yang diduga dari kelompok Matius Wenda untuk melakukan provokasi," kata Rikas.

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Personel TNI dari Yonif 623/Kapuas dan Polres Kota Jayapura sempat melakukan pengejaran, namun tidak satupun yang berhasil dilumpuhkan sebab mereka langsung melarikan diri ke dalam hutan.

Menurut Rikas Hidayatullah, saat ini situasi sudah normal kembali. Pasukan telah siap siaga mengantisipasi kemungkinan situasi yang tidak nyaman di wilayah perbatasan RI-PNG maupun di wilayah lainnya.

Untuk melihat kondisi lapangan dan memberikan penguatan kepada prajuri TNI yang berjaga di perbatasan RI-PNG tersebut, Danrem 172/PYJ Kolonel Inf Hermas Asaribab turun ke lokasi sekitar pukul 11.00 WIT.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%